Sembunyikan Sabu, Sinte dan Inex dalam Alat Kelamin, Seorang Perempuan Diamankan
- 07 Mei 2026 19:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Seorang pengunjung wanita insial S diamankan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung, karena kepergok menyerahkan narkoba kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bandung Sopiana menjelaskan, kronologi kepergoknya seorang wanita inisial S tersebut, usai mengunjungi salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) inisial A.
"S mengunjungi A pukul 11.30 WIB, S ini menyembunyikan narkoba di alat kemaluannya (vagina). Usai menyerahkan narkoba S langsung pergi keluar Lapas. Saat A mau kembali ke kamar blok hunian prosedurnya dilakukan pemeriksaan kembali oleh petugas jaga dan ditemukan paket Narkoba," jelas Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandung Sopiana, Kamis 7 Mei 2026 sore.
Kalapas menambahkan, bahwa saat S memasuki area Lapas, langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas P2U. Petugas melakukan pemeriksaan secara maksimal sesuai prosedur.
"Kami melakukan pemeriksaan maksimal di pintu masuk P2U dan ruang pemeriksaan barang dan badan, Petugas yang jeli melihat gerak gerik S langsung mengamati S secara maksimal. Pemeriksaan dari mulai pemeriksaan badan dan barang bawaan sudah dilakukan, namun untuk mengecek bagian alat kemaluan kami akui kami keterbatasan alat untuk mendeteksi hal tersebut, namun bukan berarti petugas Lapas lengah dan terkecoh," jelasnya.
Kejadian penggagalan masuknya narkoba ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, hasil kerja maksimal dan komitmen tinggi. Sehingga bisa digagalkan masuk ke Lapas.
"Ini adalah keberhasilan petugas kesatuan pengamanan Lapas yang jeli melihat adanya potensi masuknya barang terlarang seperti narkoba. Saya mengapresiasi langkah ini dengan komitmen tinggi agar Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung bebas narkoba sesuai komitmen Zero Halinar," terang Kalapas.
Dengan adanya penggagalan ini,pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung langsung berkoordinasi dengan jajaran Sat Narkoba Polresta Bandung. "Barang bukti narkoba yang disita kami serahkan ke Sat Narkoba Polresta Bandung, dan langsung dibuka dengan rincian narkoba berupa sabu sebanyak 12 paket, 10 paket sinte bibit, 1 paket bibit sinte cair, 5 butir inex dan satu buah cangklong," jelas Kalapas.
Pihak Lapas Narkotika Bandung berterima kasih atas sinergi dengan Sat Narkoba Polresta Bandung, yang langsung menyikapi temuan penggagalan narkoba. "Ini bukti petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung memegang teguh komitmen zero Halinar (handphone,pungli dan narkoba) hilang dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung," pungkas Kalapas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....