Dishub Bandung Targetkan Traffic Light Normal Kembali dalam Dua Pekan

  • 02 Okt 2026 22:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Sejumlah persimpangan di Kota Bandung mengalami gangguan pada sistem lampu lalu lintas setelah terjadi pencurian kabel traffic light. Kondisi tersebut berdampak terhadap pengaturan lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

Kasus pencurian kabel yang mengandung tembaga itu kini telah diungkap Polrestabes Bandung. Polisi menangkap seorang pelaku yang diduga beraksi di sejumlah lokasi, saat tengah memotong kabel traffic light di Simpang Dago, Kamis 1 Oktober 2026 malam.

"Kami mengungkap tindak pidana pencurian yang mana korbannya adalah Dinas Perhubungan Kota Bandung. Beberapa waktu terakhir ini, Kota Bandung dikejutkan sering terjadi lampu merah yang tiba-tiba padam atau trouble. Alhamdulillah kita kolaborasi dengan teman-teman Pemda dan dibantu oleh masyarakat yang proaktif untuk menuntaskan peristiwa ini, satu pelaku berhasil diamankan kemarin," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, Jumat 2 Oktober 2026.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Perhubungan Kota Bandung menargetkan sejumlah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang terdampak dapat kembali berfungsi normal dalam waktu satu hingga dua pekan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, perbaikan menjadi prioritas karena gangguan pada traffic light berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.

"Kita pastikan dalam waktu satu sampai dua minggu itu beberapa tempat yang sudah disampaikan tadi kita upayakan bisa normal kembali," ujar Rasdian saat rilis kasus di Mapolrestabes Bandung, Jumat 2 Oktober 2026.

Sejumlah titik yang saat ini mengalami gangguan di antaranya berada di Kecamatan Regol, kawasan PT Inti, sekitar Patung Ikan, Simpang Pungkur, Simpang Cikapayang, Veteran-Lembong, Naripan-Lembong, serta Veteran-Jalan Sunda. Rasdian menjelaskan, sistem APILL juga terhubung dengan Area Traffic Control System (ATCS) untuk membantu pemantauan dan pengaturan lalu lintas.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dishub Bandung akan meningkatkan patroli, terutama di persimpangan yang belum terjangkau kamera pengawas. Kepolisian juga berkomitmen untuk meningkatkan patroli dari potensi aksi kejahatan serupa.

"Dari 157 simpang yang ada traffic light-nya, kita baru 67 simpang yang terkonektivitas, ada CCTV-nya, ada loudspeaker-nya," kata Rasdian menjelaskan..

Dengan pengungkapan kasus oleh kepolisian, pemerintah daerah selanjutnya akan melakukan pemulihan fasilitas sekaligus memperkuat pengawasan di sejumlah persimpangan yang masih memiliki keterbatasan sistem pemantauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....