Bukan Tabrak Lari, Ini Penjelasan Soal Kejar-Kejaran Mobil Van dan Motor di Bandung
- 07 Sep 2026 14:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Peristiwa kejar-kejaran yang melibatkan sebuah mobil blind van dan sejumlah kendaraan berujung kecelakaan beruntun terjadi di tiga lokasi berbeda di Kota Bandung dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu, 6 September 2026 malam.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fikry Adi Pradana mengatakan, insiden tersebut bermula dari perselisihan antara pengemudi blind van berinisial MFH (18) dengan pengendara sepeda motor Honda Beat, DN (31). Perselisihan terjadi saat keduanya berada di persimpangan lampu merah Jalan Soekarno-Hatta.
Pengemudi mobil sempat menegur DN karena memotong jalur dari sebelah kiri. Situasi kembali memanas ketika kedua kendaraan memasuki Jalan Burangrang, DN disebut kembali memotong jalur sambil meneriaki pengemudi blind van dengan ucapan "tabrak lari".
"Pengemudi mobil sempat menegur pengendara motor yang memotong jalur dari sebelah kiri. Namun, saat kendaraan memasuki Jalan Burangrang, pengendara motor tersebut kembali memotong jalan sambil meneriaki pengemudi mobil dengan sebutan 'tabrak lari'," ujar Fikry saat dikonfirmasi, Senin 7 September 2026.
Teriakan tersebut membuat MFH panik dan berusaha mencari tempat yang dianggap aman. Dalam kondisi tersebut, mobil Daihatsu Blind Van bernomor polisi D-8632-EV yang dikemudikannya kemudian menabrak sepeda motor DN dan minibus Honda Jazz di Jalan Burangrang.
Mobil tersebut kemudian terus melaju menuju Jalan Banda. Di lokasi itu, kendaraan menabrak bagian depan minibus Honda Brio yang datang dari arah berlawanan. Pelarian kendaraan akhirnya berhenti di Jalan Jawa, tepat di depan Mako Polrestabes Bandung setelah menyeruduk dua sepeda motor lainnya.
Fikriy enjelaskan, MFH sebenarnya berusaha menuju kantor polisi terdekat karena merasa terancam setelah terjadi perselisihan di jalan. Hal itu yang membawanya berhenti di Mapolrestabes Bandung.
"Pengemudi blind van ini sebenarnya berusaha mencari kantor kepolisian terdekat karena merasa terancam dan panik. Ia mengarah ke Polrestabes Bandung di Jalan Jawa," kata Fikrie.
Rangkaian kecelakaan di tiga lokasi tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka ringan. Keduanya kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban luka-luka atas nama Riza Mahesa Kusuma dan Wanda Ameliya sudah dievakuasi ke RS Bungsu untuk mendapatkan perawatan medis," tutur Fikrie.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan enam kendaraan mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi pada sejumlah bagian kendaraan, mulai dari bemper, bodi hingga kaca.
Petugas telah mengevakuasi dan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat. Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....