Khawatir Pulang Malam, Cerita Perempuan di Bandung Dikawal Polisi
- 23 Jul 2026 10:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kepolisian Sektor (Polsek) Andir Polrestabes Bandung mengawal seorang perempuan hingga tiba di rumahnya setelah menerima permintaan bantuan melalui layanan darurat 110. Aksi tersebut menjadi perhatian publik setelah video pengawalan itu viral di media sosial.
Perempuan tersebut diketahui bernama Adinda Religia (25), warga Kopo Sayati, Kabupaten Bandung. Ia meminta pengawalan karena merasa khawatir pulang bekerja pada malam hari di tengah maraknya informasi mengenai aksi kejahatan jalanan yang beredar di media sosial.
Adinda mengatakan dirinya bekerja di kawasan Jalan Rajawali, Kota Bandung, dan harus pulang sekitar pukul 22.00 WIB menuju Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Kekhawatirannya muncul setelah melihat informasi yang menyebut sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Soekarno-Hatta dan Flyover Kopo, rawan aksi begal.
"Itu hari Senin pulang dari arah Rajawali ke Kopo. Awalnya saya melihat informasi soal daerah yang disebut rawan begal, jadi merasa takut karena memang pulang malam setelah bekerja," ujarnya saat dihubungi, Rabu 22 Juli 2026.
Karena khawatir, Adinda menghubungi layanan kepolisian 110 sekitar pukul 21.48 WIB. Dalam laporannya, ia meminta pendampingan untuk perjalanan pulang. Tidak lama kemudian, personel piket Polsek Andir yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) mendatangi lokasi di sekitar Rumah Sakit Rajawali menggunakan mobil patroli.
Adinda mengaku tidak menyangka permintaannya langsung direspons petugas. Bersama dua rekannya yang juga pulang ke arah Kopo, mereka kemudian dikawal hingga tiba di rumah masing-masing dengan aman.
"Saya bersama dua teman naik tiga sepeda motor. Kami berada di depan, sementara mobil patroli polisi mengawal dari belakang sampai arah Kopo," katanya.
Kapolsek Andir AKP Triyono Raharja membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan personelnya bergerak setelah menerima laporan dari layanan 110 mengenai seorang warga yang merasa tidak aman untuk pulang seorang diri pada malam hari.
"Karena merasa takut, yang bersangkutan menghubungi layanan 110. Setelah menerima informasi tersebut, petugas piket Polsek Andir langsung menuju lokasi dan memberikan pendampingan hingga yang bersangkutan tiba di rumah dengan selamat," kata Triyono.
Menurutnya, permintaan pengawalan pulang merupakan yang pertama diterima Polsek Andir. Namun, hal tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama ketika berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan.
Ia juga menegaskan layanan 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai bentuk pengaduan maupun permintaan bantuan kepolisian. Seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai situasi di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....