Seluruh Peserta Lolos Tes Urine dalam Sosialisasi P4GN di Lanud Sulaiman

  • 13 Jul 2026 21:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Kabupaten Bandung – Satuan Tugas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) TNI Angkatan Udara melaksanakan sosialisasi P4GN di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, Senin 13 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan tes urine terhadap ratusan personel sebagai bentuk komitmen pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan TNI AU.

Pemeriksaan urine diikuti seluruh peserta yang hadir, terdiri atas personel Lanud Sulaiman serta perwakilan dari Makorpasgat, Pusdik Kodiklatau, Depohar 70, Depohar 40, Wingdik 200/Lek, dan Wingdik 800/Pasgat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Komandan Lanud Sulaiman, Marsma TNI Eko Sujatmiko, menegaskan bahwa bahaya narkotika merupakan ancaman yang harus diwaspadai bersama karena dapat merusak individu, keluarga, hingga institusi. Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak pernah mencoba menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun.

"Pengawasan dari setiap kepala satuan kerja memiliki peran penting untuk memastikan seluruh anggota tetap disiplin dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Tidak ada manfaat yang diperoleh dari penggunaan narkoba, selain dampak buruk yang dapat menghancurkan masa depan serta mencoreng nama baik institusi," tegas Danlanud Sulaiman.

Sementara itu, Koordinator Penyidik Puspomau Kolonel Pom Moh. Achyar, yang membacakan sambutan Danpuspomau selaku Dansatgas P4GN TNI AU Marsda TNI Daan Sulfi, menjelaskan bahwa sosialisasi P4GN bertujuan meningkatkan pemahaman personel mengenai bahaya narkotika.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber memberikan materi sesuai bidang keahliannya. Kasubditdalidik Ditbindik Puspomau Letkol Pom Faisal Bagus Edy T. menjelaskan mekanisme penanganan tindak pidana narkotika di lingkungan TNI AU.

Selanjutnya, Kasubsipulahta Sitarakum Subdis Dargakkum Diskumau Kapten Kum Elfan Oktaviandri, S.H., memaparkan materi mengenai penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika di lingkungan TNI AU.

Materi lainnya disampaikan Ketua Tim Pencegahan BNNP Jawa Barat, Apt. Yohanes Eko Ariyanto, M.Si., yang mengulas ancaman narkoba terhadap kedaulatan negara dan ketahanan nasional. Sementara itu, Konselor Adiksi Ahli Muda BNNP Jawa Barat, dr. Fatimah Amelia Kurniasih, memaparkan pentingnya rehabilitasi sebagai bagian dari upaya demand reduction serta menjelaskan dampak kecanduan narkoba terhadap kondisi fisik dan psikologis seseorang.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan kerja maupun keluarga. Menurutnya, keluarga menjadi garda terdepan dalam pencegahan melalui komunikasi yang terbuka, pendampingan, konseling, serta membangun kebiasaan positif bersama seluruh anggota keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....