Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Dugaan Penyelundupan Narkotika saat Patroli

  • 13 Mei 2026 19:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung menemukan paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika di area branggang lapas, Rabu 13 Mei 2026. Paket mencurigakan itu ditemukan ketika petugas sedang berpatroli rutin di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani, menjelaskan paket ditemukan terbungkus plastik hitam, sekitar pukul 09.28 WIB di area antara Pos Menara Atas 2 dan Pos Menara Atas 3. Petugas yang menemukan lalu segera melakukan pengamanan lokasi dan melaporkannya untuk pemeriksaan lanjutan.

“Petugas langsung melakukan pengamanan lokasi dan melaporkan temuan tersebut kepada komandan jaga serta pejabat struktural untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Eris saat dikonfirmasi, Rabu 13 Mei 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan dua plastik yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan total berat 9,79 gram. Selain itu, turut diamankan satu plastik berisi dugaan bibit tembakau sintetis seberat 2,64 gram serta satu alat hisap sabu.

"Ditemukan beberapa diduga barang terlarang berupa dua buah plastik diduga narkotika jenis sabu seberat 9,79 gram, satu buah plastik diduga narkotika jenis bibit tembakau sintetis seberat 2,64 gram, dan satu buah alat hisap sabu," kata Eris.

Seluruh barang temuan kemudian diamankan sebagai barang bukti. Petugas juga melakukan pendataan dan dokumentasi sebelum barang tersebut diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat untuk pemeriksaan lanjutan.

Eris menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan guna mencegah upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas. Langkah yang dilakukan di antaranya peningkatan patroli rutin dan optimalisasi pengawasan melalui kamera CCTV di sejumlah titik rawan.

Selain itu, pihak lapas juga akan melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul barang serta pihak yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....