Insiden Senggolan di Tol, Travel Bhisa Sepakat Damai Dengan Pemilik Toyota Sienta

  • 24 Apr 2026 12:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – PT Bhineka Sangkuriang Transport yang menaungi Bhinneka Shuttle (Bhisa) bersama pemilik kendaraan Toyota Sienta akhirnya menyepakati penyelesaian damai terkait insiden senggolan yang terjadi di ruas tol Padaleunyi beberapa waktu lalu. Kesepakatan tersebut dicapai melalui proses mediasi yang berlangsung di Kantor Satlantas Polrestabes Bandung, Jumat 24 April 2026.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 18 April 2026 sekitar pukul 07.15 WIB di KM 144.800 jalur A. Insiden melibatkan kendaraan travel milik perusahaan dan mobil pribadi jenis Toyota Sienta yang mengalami goresan.

Menurutnya, kedua pihak telah hadir dalam mediasi dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pihak travel juga telah memberikan ganti rugi untuk perbaikan kendaraan yang terdampak.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah bertemu dan menyatakan sepakat berdamai. Proses penggantian biaya pengecatan kendaraan yang tergores juga sudah disepakati,” ujar Fiekry, Jumat 24 April 2026.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT Bhineka Sangkuriang Transport, Anwar Kustiawan, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Ia memastikan perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pengemudi yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa perbaikan kendaraan akan dilakukan melalui mekanisme asuransi perusahaan. Selain itu, kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk meningkatkan pembinaan terhadap para pengemudi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan sopir ke depan,” kata Anwar.

Di sisi lain, pemilik kendaraan Toyota Sienta, M Ilyas, menyatakan menerima permohonan maaf dari pihak perusahaan. Ia juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil dalam penyelesaian kasus tersebut.

“Kami menerima permohonan maaf dan mengapresiasi tanggung jawab dari pihak travel. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” ujar Ilyas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....