Polisi Identifikasi Temuan Mayat di Sungai Kering
- 05 Apr 2026 13:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Tim Identifikasi Polres Garut dan Personel Polsek Karangpawitan Polres Garut melakukan olah dan cek tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan sesosok mayat laki-laki.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.00 WIB, berlokasi di sungai kering yang dijadikan tempat pembuangan sampah, tepatnya di Kampung Sukamulya RT 02 RW 11, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut pada Sabtu, 4 April 2026.
Kapolsek Karangpawitan Garut mengatakan, Korban diketahui bernama Ali Usman, (57), seorang pensiunan, yang beralamat di Pondok Melati RT 05 RW 03, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi." Kami sudah mengantongi identitas korban yaitu Usman, (57), seorang pensiunan, yang beralamat di Pondok Melati RT 05 RW 03, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi,"katanya, di Garut, Minggu, 6 April 2026.
Adapun saksi-saksi yang dimintai keterangan di antaranya Aldi Alfin Ferdiansyah (28) selaku penemu pertama, Gungun Gunawan (34) pemilik kontrakan korban, Mamad (53) Ketua RW setempat, serta Dedi (52) yang merupakan teman korban." Kami juga sudah melalukan peninggalan terhadap sejumlah saksi-saksi,"ujarnya
Ia menyampaikan, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi telungkup di lokasi tersebut. Mengetahui hal itu, saksi segera melaporkan kejadian tersebut. Dan
Petugas kami yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal bersama tim medis dari Puskesmas Karangpawitan,"katanya.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka luar pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSU Dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian,"ujarnya.
Dari keterangan saksi, korban sebelumnya diketahui mengeluhkan sakit pada bagian kaki dan tinggal seorang diri di kontrakannya tanpa keluarga. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit."Petugas kami masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....