Polisi Amankan 15 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Bandung
- 10 Mar 2026 15:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Polrestabes Bandung mengamankan 15 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar di Bandung, Senin 9 Maret 2026 dini hari. Penindakan dilakukan usai masyarakat melapor melalui call center tentang adanya aktivitas balapan di Jalan Soekarno-Hatta menuju Inhoftank dan Flyover Kopo.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Tim Prabu Lodaya Polrestabes Bandung bersama Polsek Bojongloa Kidul langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik sekitar pukul 02.30 WIB. Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, dalam kegiatan tersebut petugas menemukan sekelompok pemuda di kawasan Jalan Mekarwangi yang diduga tengah menunggu pelaksanaan balap liar.
“Tim Prabu Lodaya Polrestabes Bandung bersama Polsek Bojongloa Kidul berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar di wilayah Kota Bandung,” kata Asep dalam keterangannya, Selasa 10 Maret 2026.
Menurutnya, para pemuda tersebut diduga hendak melakukan balap liar dengan rute Fly Over Kopo hingga lampu lalu lintas Caringin. Polisi mengamankan 20 pemuda yang berada di lokasi serta menyita 15 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan dalam kegiatan balap liar. Seluruh kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Bojongloa Kidul untuk dilakukan pendataan serta proses lebih lanjut.
Asep menegaskan, penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Bandung serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di jalan raya. Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas balap liar sangat berbahaya, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Bandung," ujarnya.
Karena itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....