Razia Ramadan Polisi Sita Puluhan Botol Miras

  • 27 Feb 2026 19:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, jajaran Polsek Garut Kota melaksanakan razia minuman keras (miras) di wilayah hukumnya pada Kamis malam, 26 Febuari 2026. "Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran miras yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,"kata Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, Jumat, 27 Febuari 2026.

Ia mengatakan, dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan sebanyak 11 botol besar minuman keras merek Anggur Merah dari seorang pedagang."Petugas kami berhasil mengamankan belasan botol miras dari berbagai merek dari seorang pedagang yang berjualan diwilayah setempat,"ujarnya.

Adapun identitas pedagang diketahui berinisial AM (55), warga Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Petugas langsung melakukan pendataan serta memberikan pembinaan dan peringatan agar tidak kembali menjual minuman beralkohol tanpa izin."Kami langsung melakukan pendataan serta memberikan pembinaan dan peringatan untuk tidak menjual minuman beralkohol,"katanya.

Ia mengatakan, kegiatan razia miras akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, terutama menjelang momentum kegiatan masyarakat, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas."Secara intens kami akan terus meningkatkan operasi razia selama bulan ramadan hingga jelang lebaran,"katanya.

Ia menyampaikan, minuman keras ini menjadi salah satu indikator pemicu terjadinya berbagai tindakan kemaksiatan seperti tindakan kriminalitas dan lainnya.

“Peredaran miras kerap menjadi salah satu pemicu terjadinya tindak kriminal maupun gangguan ketertiban. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan langkah preventif melalui razia dan patroli rutin,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran miras ilegal di wilayahnya."Kami himbau warga untuk bersama-sama mekjaga kamtibmas, dan kerjasamanya apabila ada dugaan penjualan miras untuk melaporkan ke pihak kami,"katanya.

Rekomendasi Berita