Dinsos Kota Bandung Intensifkan Penjangkauan PPKS jelang Ramadan, 79 O
- 14 Feb 2026 16:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang bulan suci Ramadan, kembali menggelar kegiatan penjangkauan gabungan terhadap Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meningkatnya jumlah PPKS di sejumlah titik jalanan Kota Bandung menjelang Ramadan.
Kepala Dinsos Kota Bandung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban sekaligus penanganan sosial secara humanis sesuai arahan pimpinan daerah.
“Alhamdulillah ini bagian dari kegiatan justifikasi sesuai arahan pimpinan. Hari ini kita melakukan kegiatan penjangkauan gabungan. Ini yang kedua kalinya, dan sesi ini dalam rangka menghadapi Ramadan,” ujar Yorisa, sabtu 2026.
Ia menjelaskan, penjangkauan dilakukan melalui dua regu yang bergerak pada waktu dan titik berbeda. Regu pertama mulai bergerak pukul 02.30 WIB dari kawasan Simpang Lima Bandung, menyusuri sejumlah ruas jalan protokol dan berkumpul di kawasan .
Sementara itu, regu kedua memulai kegiatan dari Jalan Suniaraja dan berkumpul di Pendopo Kota Bandung serta Masjid Raya Bandung. Pada sesi pertama penjangkauan, sekitar 50 orang berhasil terjaring oleh dua tim gabungan dan langsung menjalani proses asesmen awal.
Seluruh PPKS yang terdata kemudian dibawa ke kantor tim asesmen untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Dinsos, DP3A, KPAD, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, DPMKP, DPKP, DLH, DSDABM, serta Satpol PP Kota Bandung.
Berdasarkan rekapitulasi Dinsos Kota Bandung, total PPKS yang terdata dalam kegiatan tersebut mencapai 79 orang. Rinciannya terdiri atas 53 gelandangan, 17 pemulung, 4 lansia, 2 penyandang disabilitas mental, dan 3 anak terlantar.
Dari sisi kelompok usia, terdapat 1 balita, 2 anak-anak, 52 orang dewasa, dan 24 lansia. Sementara berdasarkan jenis kelamin, sebanyak 68 orang merupakan laki-laki dan 11 perempuan.
Yorisa menyebutkan, sekitar 75 persen dari total PPKS yang terjaring berasal dari luar Kota Bandung. Hingga pagi hari, sebanyak 77 orang telah difasilitasi untuk dikembalikan ke daerah asalnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinsos Kota Bandung melakukan sejumlah langkah penanganan. Di antaranya pemeriksaan biometrik bagi PPKS yang tidak memiliki identitas oleh Disdukcapil, serta koordinasi pemulangan warga luar Kota Bandung melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Sentra Wyata Guna.
Selain itu, Pemkot Bandung juga menyiapkan layanan rehabilitasi sosial lanjutan dan program pemberdayaan sosial bagi warga Kota Bandung, baik melalui layanan dalam panti maupun luar panti.
Yorisa memastikan, kegiatan penjangkauan akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya selama Ramadan.
“Kegiatan ini akan terus rutin. Jangan sampai memberi ruang untuk adanya PPKS dan tidak ada lagi kotoran manusia yang ditemukan di ruang publik,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....