NPCI Kota Bandung Fokus Persiapan Peparda 2026

  • 14 Feb 2025 08:22 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung menyoroti keberhasilan program kerja 2024 dan mempersiapkan langkah strategis untuk 2025.

Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, mengungkapkan bahwa seluruh program kerja 2024 telah terlaksana dengan baik.

"Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Di Jawa Barat, prestasi kita termasuk yang terbaik. Pada Peparnas kemarin, atlet dan perolehan medali emas terbanyak berasal dari Kota Bandung," ujarnya,Jumat (14/2/2025).

Untuk 2025, NPCI Kota Bandung akan memprioritaskan pendataan atlet sebagai persiapan membentuk kontingen menyongsong Pekan Paralympic Daerah (Peparda) 2026.

Yadi menegaskan, regenerasi atlet menjadi fokus utama dengan melibatkan atlet muda dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan hasil kompetisi seperti Pekan Paralympic Pelajar Piala Gubernur.

"Atlet-atlet berprestasi akan dibina agar dapat berkontribusi lebih besar untuk NPCI Kota Bandung," tambahnya.

Saat ini, NPCI Kota Bandung memiliki lebih dari 500 atlet dalam database. Pada 2024, terdapat 200 atlet yang dibina, dengan 96 atlet bergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Komposisi atlet Pelatda mencakup 30 persen atlet junior dan 70 persen atlet senior.

Tiga Tahap Seleksi Menuju Peparda 2026Dalam persiapan menuju Peparda 2026, Yadi menjelaskan akan diadakan tiga tahap seleksi. Tim inti akan terbentuk pada Desember 2025, dan sistem promosi-degradasi akan tetap diterapkan hingga awal 2026.

"Atlet yang lolos seleksi belum tentu aman tampil di Peparda. Masih ada peluang bagi atlet lain untuk menunjukkan performa terbaiknya sebelum data final dirilis oleh NPCI Jabar," ungkapnya.

Yadi juga menyinggung persoalan klasifikasi dan mutasi atlet.

Ia menegaskan pentingnya memahami dasar klasifikasi, termasuk jenis kecacatan, bagi setiap koordinator cabang olahraga (cabor). Terkait mutasi atlet, NPCI Kota Bandung telah mengusulkan kepada NPCI Jabar untuk memperjelas aturan agar tidak dimanfaatkan pihak tertentu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....