Bandung Siap Gelar Bandoeng 10K 2026, Usung Konsep Ultimate 10K Series

  • 25 Apr 2026 16:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Bandoeng 10K 2026 mematangkan persiapan penyelenggaraan dengan rangkaian pre-event bertajuk City Touchdown x Babaturan Elite. Kegiatan ini digelar di Lapangan Atletik Sintetis Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu 25 April 2026, sebagai bagian dari upaya membangun atmosfer kompetitif sekaligus memperkuat komunitas lari di Tanah Air.

‎Manager Partnership Event Harian Kompas, Ari Setiawan, menjelaskan bahwa konsep yang diusung tahun ini berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Melalui The Ultimate 10K Series, pihaknya ingin menghadirkan ajang lari 10 kilometer yang tidak sekadar partisipatif, tetapi juga memiliki citra sebagai kompetisi bergengsi bagi pelari cepat.

‎“Yang membedakan, Kompas Event ingin membuat sebuah series yang lebih kuat. Dari berbagai kategori, 10K menjadi yang paling diminati dan paling memungkinkan dihadirkan di setiap kota. Namun, kami kemas menjadi 10K yang bergengsi, dengan konsep sebagai ajang balap,” ujar Ari, Sabtu 25 April 2026.

‎Ia mengutarakan, dalam seri 10K tersebut, khususnya di Bandung, penyelenggara ingin mendorong kehadiran pelari-pelari elite untuk berkompetisi secara serius. Meski demikian, ajang ini tetap terbuka untuk umum.

‎“Kami berharap pelari cepat bisa turun di kategori ini. Tapi tentu saja, siapa pun tetap boleh ikut. Karena selain kompetisi, kami juga menyediakan program latihan seperti coaching clinic agar semua peserta bisa berkembang,” katanya.

‎Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah program Babaturan Elite, yakni pacer khusus yang mendampingi pelari elite selama lomba. Program ini dinilai unik karena jarang ditemukan dalam event lari lain di Indonesia.

‎Kegiatan City Touchdown x Babaturan Elite sendiri menjadi ruang interaksi antara penyelenggara, pelari elite, pacer, serta komunitas lari lokal. Acara diisi dengan diskusi interaktif dan sesi lari bersama guna membantu pelari mempersiapkan diri menuju hari perlombaan.

‎Ari menyebut, keikutsertaan bank bjb Bandoeng 10K dalam The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb menjadi langkah strategis untuk memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi pelari dari berbagai daerah.

‎“Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pelari di Indonesia yang selalu antusias mengikuti race 10K. Melalui City Touchdown, kami menyapa pelari di berbagai kota, termasuk Bandung yang memiliki semangat luar biasa,” ucapnya.

‎Tingginya minat masyarakat juga mendorong peningkatan kuota peserta. Jika tahun sebelumnya diikuti sekitar 3.000 pelari, tahun ini jumlahnya ditambah menjadi 4.000 peserta.

‎Sementara itu, Deputy Corporate Secretary bank bjb, Sani Ikhsan Maulana, mengatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi modal penting untuk menghadirkan event yang lebih besar dan profesional.

‎“Awalnya kami hanya mencoba menghadirkan event lari yang dikelola secara proper, dan ternyata sukses. Dari situ muncul kepercayaan diri bahwa tahun ini harus lebih baik,” katanya.

‎Ia menjelaskan, The Ultimate 10K Series akan digelar di empat kota dengan karakteristik berbeda, yakni Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang. Setiap kota diharapkan mampu memberikan pengalaman unik bagi para peserta.

‎“Bandung dikenal dengan kreativitasnya, Surabaya sebagai kekuatan ekonomi, Tangerang dengan modernisasi dan akses bandara, serta Semarang sebagai kota niaga. Kombinasi ini membuat series ini menarik,” jelasnya.

‎Untuk konsep lomba di Bandung, rute yang digunakan adalah point-to-point dengan batas waktu (cut-off time) di kilometer 5,5. Lomba dijadwalkan berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 07.00 WIB, sehingga diharapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

‎Menariknya, ajang ini juga telah mengantongi sertifikasi dari World Athletics, menjadikannya satu-satunya event lari 10K tersertifikasi di Bandung saat ini.

‎Sani menambahkan, tren gaya hidup sehat di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat terhadap event lari kompetitif.

‎“Dari survei yang kami lakukan, terlihat adanya pergeseran. Peserta yang sebelumnya hanya ikut fun run kini mulai tertarik ke lari yang lebih serius. Di Bandung, tren healthy lifestyle juga terus meningkat,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....