Ungkapan Hati Melalui Puisi

  • 27 Okt 2025 15:37 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Puisi, seringkali dianggap sebagai karya seni eksklusif dan hanya bisa dinikmati segelintir orang yang memiliki pemahaman mendalam tentang sastra. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, puisi adalah bentuk ekspresi universal yang dapat diakses tanpa memandang latar belakang pendidikan atau sosial.

Gusjur Mahesa seorang seniman dan dosen IKIP Siliwangi mengatakan bahwa puisi bisa dibawakan oleh siapa saja, tidak perlu memiliki talenta khusus. Pada dasarnya manusia diberikan kelebihan oleh yang maha kuasa, hanya perlu diasah saja.

Begitupun halnya dengan membaca puisi bisa dengan cara berlatih, yang terpenting kita harus menghayati dari isi puisinya. Biasanya tema yang diangkat dalam puisi diantaranya, cinta, kehidupan, kematian, alam, sosial, sepiritual dan politik.

Puisi berisi ungkapan isi hati seseorang, baik pengalaman secara pribadi sang pembuat puisi ataupun pengalaman orang-orang di sekitar pembuat puisi. Membaca puisi atau mendengarkan puisi harus memutar otak, karena kebanyakan menggunakan bahasa sastra .

Contohnya, Puisi Kangen karya WS Rendra yang mengatakan bahwa kangen itu adalah suatu derita. Puisi yang sering diangkat di masa sekarang ini, banyak menyisipkan dan mengandung suatu bentuk kritik sosial.

Melaui puisi ini diharapkan dapat menyentuh hati pihak yang dituju, agar bisa menyadari atas kesalahan yang telah dilakukan. Puisi merupakan budaya purba yang sampai sekarang terus bekerja. Dunia, jika berkembang tanpa budaya akan kering dan panas. Untuk menghilangkan penatnya rutinitas, menikmati musik, sastra dalam bentuk puisi dan seni lainnya bisa menjadi solusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....