"Knock-Off" masih ditunda imbas kontroversi Kim Soo Hyun

  • 30 Mei 2026 18:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Disney+ dikabarkan masih belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk merilis serial drama “Knock-Off” yang sebelumnya ditunda imbas kontroversi aktor Kim Soo Hyun.

Menurut siaran Korea Times, Kamis (28/5), seorang perwakilan Disney+ bahwa drama “Knock-Off” masih ditunda sementara dan posisi perusahaan tidak berubah, sebagaimana dilaporkan Xportsnews.

Drama “Knock-Off” mengisahkan seorang pria yang hidupnya berubah total akibat krisis finansial Asia 1997, lalu membangun kerajaan bisnis barang palsu di pasar global.

Saat pertama diumumkan, proyek ini menarik perhatian karena memiliki biaya produksi sebesar 60 miliar won (sekitar 40 juta dolar AS) serta jajaran pemain yang dipimpin oleh Kim Soo-hyun.

Namun, acara promosi dan rencana perilisan serial itu dibatalkan setelah Kim terlibat kontroversi pribadi pada awal tahun lalu yang berkaitan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron.

Serial original Disney+ “Knock-Off,” menjadi proyek terbaru Kim Soo-hyun yang sebelumnya penayangannya ditunda itu juga kembali menjadi sorotan publik usai Kim Se-ui, YouTuber yang digugat atas pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu terhadap aktor tersebut ditahan.

Berdasarkan pernyataan dari agensi Kim Soo Hyun, penyelidik menyimpulkan bahwa tuduhan dan bukti yang diajukan Kim Se-ui telah dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Sebelumnya, sejak Maret tahun lalu, Kim Soo-hyun dituduh oleh keluarga mendiang Kim Sae-ron pernah berpacaran dengan sang aktris saat masih di bawah umur, sehingga memicu tuduhan “grooming”.

Sejak itu, perhatian publik beralih pada kemungkinan Kim Soo-hyun kembali ke industri hiburan. Namun, pihak pengambil keputusan di Disney+ tampaknya masih bersikap hati-hati.

“Knock-Off” diperkirakan menjadi karya lanjutan Kim setelah drama “Queen of Tears” yang meraih popularitas besar, sekaligus menjadi salah satu judul unggulan Disney+.

Rumor mengenai perilisan “Knock-Off” sebenarnya sudah muncul sejak Maret lalu. Saat itu Disney+ juga menegaskan belum ada perkembangan baru selain posisi resmi mereka sebelumnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....