Sepatu Derby Gantikan Ballet Flats, Jadi Tren Musim Semi 2026

  • 29 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Tren sepatu global mulai bergeser. Setelah mendominasi selama beberapa musim terakhir, ballet flats kini mulai ditinggalkan dan digantikan oleh sepatu derby sebagai pilihan utama musim semi 2026.

Dilansir dari Vogue, sepatu derby, yang dikenal dengan desain bertali dan struktur lebih kokoh, kembali populer berkat dorongan dari sejumlah rumah mode ternama seperti Celine, JW Anderson, hingga Ferragamo. Model ini dinilai lebih fungsional dibanding ballet flats yang cenderung tipis dan kurang menopang kaki.

Sebelumnya, ballet flats sempat mengalami kebangkitan tren, dipopulerkan kembali oleh brand asal Prancis Repetto serta dikenakan oleh figur muda seperti Lily-Rose Depp dan Kaia Gerber. Namun, tren tersebut kini mulai bergeser seiring kebutuhan gaya yang lebih praktis.

Secara historis, sepatu derby memiliki akar panjang di Eropa sejak abad ke-19. Awalnya digunakan sebagai sepatu berburu dan aktivitas luar ruang, desainnya kemudian berkembang menjadi alas kaki kasual yang cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Kini, versi derby yang lebih ringan dan fleksibel menjadi sorotan, menghadirkan keseimbangan antara gaya dan kenyamanan. Sejumlah label seperti Jacquemus dan Lemaire turut menghadirkan interpretasi modern dari sepatu ini di panggung runway.

Dengan kombinasi tampilan klasik dan fungsi yang lebih optimal, sepatu derby diprediksi akan menjadi pilihan utama untuk musim semi dan musim panas tahun ini, menggantikan dominasi ballet flats dalam lanskap mode global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....