Biji Anggur Berusia 600 Tahun Ungkap Sejarah Wine Prancis

  • 27 Mar 2026 13:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Sebuah penemuan unik di Prancis mengungkap hubungan langsung antara masa lalu dan industri wine modern. Para ilmuwan menemukan biji anggur berusia sekitar 600 tahun di toilet rumah sakit abad pertengahan di Valenciennes, yang ternyata secara genetik identik dengan varietas anggur Pinot Noir yang masih digunakan hingga saat ini.

Dilansir dari NY Times pada Jumat 27 Maret 2026, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa masyarakat Prancis sudah membudidayakan varietas anggur ini sejak setidaknya abad ke-15.

Meski belum bisa dipastikan apakah anggur tersebut dimakan langsung atau diolah menjadi wine, temuan ini memperkuat bukti bahwa budaya wine telah lama mengakar di negara tersebut.

Biji anggur itu ditemukan di toilet rumah sakit abad ke-15, yang pada masa itu juga sering digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Para peneliti kemudian menganalisis DNA dari puluhan biji anggur kuno, mulai dari Zaman Perunggu hingga Abad Pertengahan, untuk memahami evolusi tanaman anggur di Eropa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik perbanyakan klonal — yaitu menanam kembali potongan tanaman untuk mempertahankan sifat tertentu — sudah digunakan sejak ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Teknik ini memungkinkan varietas seperti Pinot Noir tetap bertahan dengan karakter yang sama hingga sekarang.

Temuan ini juga menegaskan bahwa Prancis memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat produksi wine dunia.

Hingga kini, industri wine masih menjadi bagian penting ekonomi dan budaya negara tersebut, meski dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan dari perubahan iklim yang berdampak pada hasil panen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....