Adzan Pertama Kali Berkumandang di Old Trafford
- 28 Feb 2026 14:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Manchester United membuka pintu Old Trafford untuk menggelar acara buka puasa Ramadan pada Selasa, 24 Febuari 2026. Di bawah sorotan lampu stadion ikonik tersebut, kegiatan ini menghadirkan perpaduan antara nilai keimanan, sepak bola, dan kebersamaan komunitas.
Sekitar 80 suporter yang terpilih melalui sistem undian hadir bersama sejumlah tamu undangan dalam acara yang menjadi simbol kuat komitmen klub terhadap inklusivitas.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) bekerja sama dengan pihak klub. Momen tahun 2026 terasa istimewa karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, lantunan Adhan berkumandang di dalam stadion Old Trafford. Para peserta kemudian berbuka puasa bersama sebelum melaksanakan salat berjamaah, menghadirkan suasana spiritual yang jarang terjadi di arena sepak bola Inggris.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dipimpin oleh qari asal Inggris, Ibrahim Idris, yang menambah kekhidmatan acara. “Kami merasakan Old Trafford bukan hanya rumah sepak bola, tetapi juga ruang kebersamaan dan penghormatan terhadap iman.” menurut salah satu peserta yang hadir. Pernyataan tersebut menggambarkan suasana hangat yang dirasakan para penggemar sepanjang acara berlangsung.
Kehadiran bek tim nasional Maroko, Noussair Mazraoui, menjadi sorotan utama malam itu. Pemain yang bergabung dari Bayern Munich pada 2024 tersebut dikenal tetap menjalankan ibadah Ramadan di tengah jadwal kompetisi yang padat. Ia mengatakan secara langsung, “Saya menjalani Ramadan sambil tetap bermain sepak bola, dan klub memberi dukungan penuh kepada saya.” ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri pelatih akademi klub, Imran Hamid, yang memberikan motivasi kepada para pemain muda yang hadir. Dalam sambutannya, ia menegaskan, “Saya berharap anak-anak yang hadir malam ini suatu hari akan menjadi pemain tim utama dan berbagi pengalaman mereka di acara seperti ini.” Pesan tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bermimpi berkarier di dunia sepak bola profesional.
Presiden MUMSC, Asif Mahmud, menyebut acara ini sebagai pencapaian penting bagi komunitas suporter Muslim. Sejak diakui secara resmi pada Agustus 2024, MUMSC bersama klub telah menghadirkan berbagai program inklusif, termasuk penyediaan ruang doa multiagama di stadion dan kompleks latihan Carrington serta sesi edukasi keagamaan bagi pemain akademi.
Respons publik di media sosial didominasi komentar positif. Banyak penggemar menyebut momen Adzan di Old Trafford sebagai peristiwa bersejarah dan menyentuh. Meski terdapat sebagian kecil kritik terkait kegiatan religius di stadion, mayoritas melihat acara ini sebagai simbol persatuan, keberagaman, dan nilai saling menghormati, sekaligus menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi jembatan yang menyatukan berbagai latar belakang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....