K-pop Makin Menggema di Kolombia

  • 27 Feb 2026 19:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Demam K-pop semakin terasa kuat di Kolombia, terutama di ibu kota Bogotá. Di berbagai studio tari, anak muda berlatih koreografi grup Korea Selatan dengan serius, mempersiapkan diri untuk kompetisi seperti K-pop World Festival. Fenomena ini menunjukkan bagaimana musik pop Korea telah berkembang dari sekadar tontonan menjadi gerakan budaya yang aktif dan terorganisir di Amerika Latin.

Dilansir dari CNN, salah satu grup tari yang ikut meramaikan tren ini adalah Empire, kelompok beranggotakan tujuh orang yang rutin berlatih membawakan lagu-lagu K-pop. Menurut para anggotanya, K-pop memiliki energi yang cocok dengan karakter masyarakat Latin yang gemar berpesta dan menikmati musik bersama. Mereka tidak hanya menjadi penggemar, tetapi juga pelaku aktif dalam komunitas tersebut.

K-pop sebenarnya sudah hadir di Kolombia lebih dari satu dekade. Konser grup seperti ATEEZ dan NCT 127 pernah menarik ribuan penonton di Bogotá. Tahun ini, fenomena global BTS dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya di negara tersebut, menjadi momen penting bagi para penggemar lokal.

Perkembangan ini juga didukung oleh Kedutaan Besar Korea Selatan melalui promosi budaya yang dikenal sebagai Hallyu atau “Korean Wave”. Selain musik, promosi ini mencakup film, drama, fesyen hingga kuliner. Banyak peserta kompetisi K-pop yang kemudian tertarik melanjutkan studi ke Korea Selatan melalui program beasiswa, menunjukkan bahwa dampaknya melampaui dunia hiburan.

Kini, komunitas K-pop di Kolombia semakin terlihat di ruang publik, dari rooftop pusat perbelanjaan hingga taman kota tempat para penari berlatih. Media sosial turut memperkuat jaringan antar penggemar dan membuka peluang baru.

Kehadiran grup Latin seperti Santos Bravos yang dikembangkan label HYBE, serta grup global seperti KATSEYE, juga memberi inspirasi bahwa artis Amerika Latin punya tempat di industri K-pop dunia. Bagi generasi muda Bogotá, K-pop bukan lagi tren sesaat, melainkan bagian dari identitas budaya global yang mereka bangun bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....