Film "Sadali" Hadirkan Konflik Perasaan yang Belum Usai
- 01 Feb 2026 22:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Film layar lebar "Sadali" garapan MVP Pictures dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026 mendatang. Film drama romantis ini dibintangi oleh Ajil Ditto, Ciara Nadine Brosnan, Adinia Wirasti, Hanggini, dan Faiz Vishal, yang mengangkat kisah cinta dewasa dan perjalanan hidup.
Masing-masing menghadirkan performa yang emosional dan autentik, memperkuat dinamika karakter serta konflik batin yang menjadi jantung cerita film ini.
Sadali melanjutkan kisah yang telah menyentuh banyak penonton melalui film sebelumnya, Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu. Film ini kembali membawa penonton menyelami konflik perasaan yang belum usai dalam hubungan cinta segitiga antara Sadali, Meira, dan Arnaza.
Sadali masih mengejar dan menyimpan harapan untuk kembali bersama Meira, sementara Arnaza pun belum mampu melepaskan cintanya kepada Sadali. Di tengah tarik-ulur perasaan tersebut, ketiganya dihadapkan pada pertanyaan besar: apakah mereka akan menemukan cinta masing-masing, atau justru terjebak dalam kisah yang tak pernah selesai?
Disutradarai oleh Kuntz Agus, Sadali dikemas dengan pendekatan penceritaan yang intim dan sinematografi yang puitis. Film ini menyoroti sisi rapuh seorang pria ketika kehilangan sosok perempuan yang dicintainya, sekaligus menggambarkan bagaimana cinta dapat menjadi sumber harapan sekaligus luka.
Kekuatan cerita juga diperkuat oleh gaya khas penulis Pidie Baiq, yang kembali menghadirkan dialog-dialog penuh rasa dan “gombalan” sederhana namun membekas di hati penonton.
Baca Juga: Harmonix Fest jadi Wadah Baru Talenta Stand-Up Comedy
Ajil Ditto yang berperan sebagai Sadali mengaku, bekerja bersama Adinia Wirasti menjadi pengalaman yang membekas. Ia mengaku grogi saat pertama kali bertemu lawan mainnya itu.
“Aku ingat banget pertama ketemu Kak Asti di sebuah kafe. Grogi banget sampai kaki nyut-nyutan. Siapa sih yang enggak tahu Adinia Wirasti?” kata Ajil, saat ditemui di acara Meet and Greet Film Sadali, di Kota Bandung, Minggu, 1 Januari 2026.
Tapi, rasa gugup tersebut justru menjadi modal dalam membangun karakter Sadali. Seiring berjalannya proses, keduanya semakin akrab dan nyaman beradu akting.
| Baca juga: Film Toy Story 5 Hadir di Bioskop Indonesia |
Perbedaan usia antara Sadali dan Mira menjadi salah satu elemen penting cerita. Ajil menilai jarak usia tersebut sempat menjadi tantangan, tetapi justru membantu membangun kedalaman karakter.
“Awalnya ada gap karena umur, tapi itu malah membantu di film pertama. Kami coba menerjemahkan rasa canggung itu ke dalam adegan,” ujarnya.
Disisi lain Adinia Wirasti yang memerankan karakter Mera, secara terbuka mengakui tantang terbesar dalam film keduannya ini adalah, bagaimana memberikan pesan terhadap penontom mengenai kelanjutan film tersebut."Cuman challenge terberatnya adalah gimana caranya make sure bahwa visualnya nyampe bahwa karakter-karakter ini sudah tumbuh walaupun harus 3 tahun," katanya di tempat yang sama.
Melalui film ini, Adinia Wirasti berharap penonton tetap menjadikan bioskop sebagai ruang utama menikmati karya sinema.“Jadi kita semua lagi struggling untuk ekosistem yang sehat itu apa? Itu satu. Lalu industri ini mau dibawa kemana? Dan segala macem pencapaian kreatif atau pencapaian komersil yang sudah kita dapat akan jadi apa? Dan consciousness itu harus datang dari film makernya," tambahnya.
Melalui Sadali, para pembuat film berharap dapat menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengalaman emosional yang membekas dan membuka ruang refleksi bagi penonton tentang cinta, pilihan, dan keberanian untuk merelakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....