Sekelumit Tema Lagu "Lembur Pakuan" Karya Dedi Mulyadi
- 23 Jul 2025 22:30 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Mungkin masih segelintir masyarakat Jawa Barat yang mengetahui bahwa Gubernurnya, Dedi Mulyadi, bukan hanya seorang birokrat dan tokoh budaya, tetapi juga seorang pencipta lagu. Salah satu karya Dedi Mulyadi yang menyentuh, berjudul Lembur Pakuan , kini diperkenalkan kembali kepada publik melalui sentuhan musisi asal Bandung, Rosyanti Mustika yang merilis versi cover lagu tersebut melalui kanal YouTube @RRIbandungive.
Kanal youtube Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung menghadirkan lagu ini sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sisi lain Dedi Mulyadi kepada masyarakat. Tak hanya sebagai pemimpin daerah, Dedi juga dikenal memiliki kepedulian besar terhadap nilai-nilai budaya dan spiritualitas Sunda yang kemudian ia tuangkan ke dalam lirik dan melodi Lembur Pakuan
Lembur Pakuan yang diciptakan Dedi Mulyadi dan Iman Ulle ini, bukanlah lagu biasa. Ia adalah refleksi batin dan renungan seorang anak negeri yang merasa tercerabut dari akar budaya dan identitasnya. Lagu ini menggambarkan rasa kehilangan terhadap kampung halaman yang telah berubah, sekaligus memuat harapan untuk membangkitkan kembali ruh Pakuan sebagai tanah leluhur Sunda.
Tema utama lagu ini adalah pencarian jati diri dan spiritualitas. Lirik seperti "Moal papanggih jeung Gusti lamun teu mendak kanyeri" (Tak akan bertemu dengan Tuhan bila tak menemukan rasa sakit) menggarisbawahi konsep sufistik bahwa penderitaan adalah bagian dari proses menemukan makna hidup dan kembali ke asal. Lagu ini juga menyoroti pentingnya peran leluhur dan ibu sebagai panutan dalam membangun kembali nilai-nilai kampung halaman Ngadegkeun Lembur Pakuan .
Dalam selingan lagu, pendengar seolah diajak hening, memikirkan jejak yang telah dilalui. Musik pengiring versi cover dari musisi Bandung tersebut memberi atmosfer haru, membingkai lirik yang sarat makna dengan balutan musik Piano dan Vocal merdu yang mengalir lembut.
Baca juga: Suka Film Sore? Intip Film Yandy Laurens Lainnya
Dedi Mulyadi telah lama dikenal sebagai sosok yang dekat dengan nilai-nilai tradisi dan budaya. Dengan menulis dan menciptakan lagu Lembur Pakuan , ia menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bisa menyentuh melalui kebijakan masyarakat, tetapi juga melalui karya seni yang berbicara langsung ke hati.
Melalui kanal digital dan kolaborasi seni, kanal youtube RRI Bandung turut mengambil peran dalam merawat dan menyebarkan karya-karya yang lahir dari jiwa Sunda. Lagu Lembur Pakuan adalah bukti bahwa musik dan budaya masih menjadi jembatan yang kuat untuk menyatukan perasaan kolektif masyarakat Jawa Barat.
Bagi anda yang ingin menikmati lantunan karya lagu dari kang Dedi Mulyadi "Lembur Pakuan" yang dicover oleh penyanyi Rosyanti Mustika, bisa disaksikan di kanal youtube @RRIbandunglive.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....