Kurangnya Minat Baca? Mulai Dari Apa yang Disukai

  • 16 Jul 2025 06:14 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung : Kota Bandung sejak dahulu hanya bisa menikmati kulinernya namun menyajikan pula minat membaca dengan hadirnya perpustakaan di beberapa di kota Bandung. Pittimos Fun Library yang berada di jalan Banda nomor 12S, Kota Bandung merupakan perpustakaan hiburan memiliki banyak sekali koleksi buku.

Menawarkan suasana yang santai dengan alunan musik klasik, tempat ini cocok bagi yang ingin mencari ketenangan sembari membaca buku. Hafidz salah satu karyawannya mengatakan Pittimos Fun Library berdiri sejak 2003, dan Pittimos menyuguhkan koleksi buku yang begitu lengkap.

Dari mulai Novel, komik, sains dan buku pendidikan lainnya yang menjadi andalan mereka. Tercatat sudah 9000 orang menjadi member Pittimos. Koleksi buku dikumpulka sejak tahun 2003.

“Tahun 2003 awalnya hanya mengumpulkan buku untuk dibaca, sampe akhirnya membuat perpustakaan karena dirasa buku yang ada ini cukup untuk menjadikan minat baca untuk masyarakat”katanya, Rabu(16/7/2025)

Baca juga: Konser Musik Kantongi Izin, Proses Damai Diapresiasi KMS

Pada tahun 2010, terdapat 3 cabang Pittimos yang tersebar di Jalan Banda, Dago, dan Buah Batu. Sayangnya saat ini Pittimos hanya ada di Jalan Banda. Seluruh koleksi buku yang tersebar kini bersatu di Pittimos Banda.

Hafidz menjelaskan Pittimos berawal dari hobi sang pemilik yang suka mengoleksi buku. Pittimos ini merupakan kata dari bahasa Padang yang berarti uang receh. Nah, berawal dari uang receh dan koleksi pribadi, Pittimos akhirnya berdiri sebagai suatu wadah dimana orang-orang dapat membaca dan menyewa buku.

Hasil dari sewa buku ini kemudian dibelikan kembali koleksi buku-buku lainnya. Tidak hanya sebagai tempat sewa dan baca buku, Pittimos juga menjual berbagai koleksi buku yang sudah cukup lawas.

Ruangan dari perpustakaan ini tidak begitu luas, namun menyimpan harta karun bagi para pecinta buku. Di bagian dalam perpustakaan, terdapat 4 buah kursi kayu yang dapat digunakan untuk membaca.

Pembaca yang hadir ini datang dari berbagai kalangan usia, ada pelajar, mahasiswa, hingga orang tua turut membaca di area perpustakaan. Ada juga yang datang hanya untuk meminjam atau mengembalikan buku.

Hafidz mengatakan jika minat membaca itu timbul dari apa yang disukai, tujuan Pittimos Fun Library sendiri adalah untuk mengajak para pembaca menikmati apa yang dibacanya terlebih dahulu agar memiliki pemikiran bahwa membaca itu menyenangkan.

Sistem yang diterapkan oleh Pittimos ini ialah setiap yang mau membaca perlu datang dulu ke kasir dan membayar sesuai dengan tarif yang telah ditentukan. Tarif per bukunya itu beragam, mulai dari Rp 800 hingga Rp 4.500 pengunjung dapat membaca buku tersebut sepuasnya selama perpustakaan masih buka.

Berbeda dengan member yang sudah terdaftar. Apabila mendaftar jadi member, akan ada tarif khusus yang tentunya lebih murah dibandingkan untuk pengunjung umum.

Tapi jangan khawatir, setiap hari Minggu dan tanggal merah Pittimos memberikan promo gratis baca di tempat. Selain baca di tempat, buku juga dapat disewa dan dibawa pulang. Tarifnya tergantung berapa hari buku tersebut akan dipinjam.

"Biasanya lebih rame di Weekend karena Pittimos sendiri buat program khusus baca gratis ditempat setiap hari Minggu dan tanggal merah. Kalau hari biasa orang dateng biasanya cuman untuk minjem atau ngembaliin, jarang yang baca di tempat," ujar Iki salah satu pengurus Pittimos.

Pelayanan yang ramah juga diberikan oleh para pengurus Pittimos yang menjadi khas tersendiri. Member dan pengurus terlihat akrab satu sama lain ketika melakukan interaksi.

Salah satu pengunjung juga mengaku nyaman melakukan aktivitas membaca dan pinjam buku di Pittimos. Bahkan terdapat salah satu member sejak 2015 hingga saat ini masih aktif melakukan kegiatan baca dan pinjam buku di perpustakaan ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....