Mengenang Titiek Puspa, Eyang Lintas Generasi Musik Indonesia
- 12 Apr 2025 06:13 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Generasi yang tumbuh besar pada era 80-90an memanggil Sudarwati, kelahiran 1 November 1937, sebagai Eyang Titiek, sementara mereka yang lebih dewasa memanggil dia Ibu atau Tante Titiek.
Penyanyi Anggun C. Sasmi, dalam unggahan di media sosial untuk mengenang sang legenda, memanggil Titiek Puspa sebagai Ibu Musik. Memang benar demikian, sejak ikut kontes Bintang Radio RRI tahun 50an, Titiek Puspa aktif bermusik sampai akhir hayatnya.
Pada masa awal berkarier di dunia musik, dia sempat dikenal dengan nama Sumarti sebelum menggunakan nama panggungnya yang abadi hingga hari ini, Titiek Puspa, nama sebagai pemberian Presiden RI Soekarno sekitar tahun 50an.
Orang tua kita, tumbuh-besar mendengarkan lagu-lagu ciptaan Titiek Puspa di radio, baik yang dia nyanyikan sendiri atau yang dibawakan orang lain, seperti "Doa Ibu", "Pantang Mundur", "Apanya Dong" dan "Marilah Kemari".
Jika ingin tahu seperti apa Kota Jakarta tempo dulu, Titiek Puspa memotretnya dalam lagu "Gang Kelinci" yang dinyanyikan Lilis Suryani sekitar tahun 1963.
Mungkin kita tidak begitu ingat pernah mendapat pelajaran menabung saat di bangku sekolah. Tapi, mengutip istilah terkini, para "cucu online" Eyang Titiek pasti ingat apa yang diajarkan Eyang Titiek lewat lagu "Menabung", yang dinyanyikan bersama Santi Sardi (bagi generasi 80an) dan versi dengan Saskia-Geofanny (bagi anak 90an).
"Bing, beng, bang, yok, kita ke bank. Bang, bing, bung, yok, kita nabung. Tang, ting, tung, hei, jangan dihitung. Tahu-tahu kita nanti dapat untung".
Eyang Titiek juga memastikan para "cicit"-nya mendapat asupan lagu-lagu anak yang sesuai dengan usianya. Pada 2014, dia membentuk grup vokal Duta Cinta yang membawakan lagu-lagu ciptaannya termasuk lagu-lagu lawas seperti "Gang Kelinci".
Selama lebih dari 67 tahun kariernya di industri musik, Titiek Puspa menghasilkan banyak lagu populer yang dapat dinikmati oleh para pencinta musik dari berbagai generasi.
Musisi-musisi yang lebih muda telah mengaransemen ulang dan membawakan kembali beberapa lagu populer Titiek Puspa.
Perusahaan rekaman Musica Studios pada tahun 2005 menggandeng beberapa musisi muda untuk membawakan kembali lagu-lagu Titiek Puspa dan menghimpunnya dalam album kompilasi From Us to U.
Grup musik Peterpan, yang namanya kemudian diganti menjadi Noah, membawakan kembali lagu Titiek Puspa berjudul "Kupu-kupu Malam" yang sudah diaransemen ulang.
Band Ungu berpartisipasi dalam pembuatan album kompilasi dengan membawakan lagu "Bimbi" yang sudah diaransemen ulang. Lagu yang ditulis tahun 1980-an ini dirilis dalam album tahun 2005.
Selain itu, Ariel "Noah" bersama Iwan Fals, Project Pop, Chrisye, David, Rossa, Pasha "Ungu", Kahitna, dan Seurieus membawakan kembali lagu "Marilah Kemari", lagu yang pertama dirilis tahun 1978.
Lagu karya Titiek Puspa yang juga sering dinyanyikan kembali adalah lagu "Gang Kelinci", lagu tentang kondisi permukiman di Jakarta yang dipopulerkan oleh Lilis Suryani pada tahun 1963.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....