Festival Galuh Pakuan Sewindu, Paling Spektakuler di Indonesia

  • 23 Des 2024 17:56 WIB
  •  Bandung

KBRN, Subang : Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII, kembali hadir sebagai festival budaya dan olahraga seni beladiri terbesar di Indonesia. Kegiatan ini digelar di GOR Gotong-royong Kabupaten Subang, Senin-Kamis (23-26/12/2024).

Mengusung tema "Festival Spektakuler", dengan mempersembahkan Festival Tari Jaipongan Kreasi, yang memperlihatkan kekayaan tradisional Sunda, dan yang pertama di Indonesia dengan konsep spektakuler tersebut.

Penanggung Jawab Kegiatan Tine Yowargana B.A., B.E., M.H., ynag akrab disapa Ting Ting menyebutkan, acara ini adalah wujud nyata pengabdian untuk melestarikan budaya Sunda, serta menghasilkan generasi penari berprestasi, yang tidak hanya diakui oleh dunia pendidikan, tetapi juga pemerintah.

“Festival ini kami selenggarakan secara mandiri, untuk memajukan adat dan budaya Sunda, serta membentuk peradaban dan karakter bangsa yang unggul. Acara ini adalah untuk kita, demi kesejahteraan masyarakat kita,” ungkap Ting Ting kepada RRI di Subang, Senin (23/12/2024).

Ting Ting menambahkan, Sewindu Galuh Pakuan Cup, memiliki misi besar untuk mendukung para penari dan pelaku seni budaya, dalam meraih pendidikan dengan jalur prestasi, serta mendapatkan dukungan finansial melalui dana pembinaan tertinggi di Indonesia.

"Festival yang diselenggarakan dengan rutin ini, memiliki tujuan utama selain peningkatan SDM, juga bagian dari gerakan kekuatan lembut yang dilakukan Galuh Pakuan, dalam menata Peradaban dan karakter, serta identitas Bangsa Sunda." jelasnya.

Festival Galuh Pakuan ke Sawindu ini, lanjut Ting Ting, bagian dari kepedulian, kecintaan dan pengabdian terhadap Tanah Sunda, seperti yang telah di lakukan oleh leluhurnya terdahulu, diantaranya Ratu Ong Tien dll.

"Acara puncak akan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan, Gubernur, forkopimda Jawa Barat dan Kabupaten Subang, juga akan di hadiri oleh praktisi seluruh beladiri, ormas Islam seperti PWNU Jabar, dan juga para kiyai Dari pesantren besar seluruh Jawa Barat," terang Ting Ting.

Kompetisi ini menyediakan total hadiah, sebesar Rp 250 juta, termasuk Piala Bergilir Raja LAK Galuh Pakuan, Piala Bergilir Kementerian Kebudayaan RI, Kemkomindigi RI, RRI, serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Sementara itu, Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dedikasi penuh untuk melestarikan seni budaya lokal.

“Acara ini adalah penghormatan terhadap warisan leluhur, serta langkah konkrit mempersatukan bangsa melalui seni dan budaya,” ujar Evi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional yakni, KH. Muh Musthofa Aqiel Siroj (Pengasuh PP. KHAS Kempek Cirebon), KH. Niamillah Aqiel Siroj (Pengasuh PP. KHAS Kempek Cirebon), KH. Umar Faruq (PP. Gedongan Cirebon), KH. Amiruddin Abdul Karim (Pondok Pesantren Buntet Cirebon), KH. Abdul Wahid Al Qudsi (Pengasuh PP. Al Musyarrofah Cianjur), KH. Aziz Hakim Syaerozi (PP. Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon), Dr. KH. Mu’in Abdurrohim, M. Pd (Pengasuh PPMH. Al Azhar Citangkolo Banjar), KH. Danial Hilmi (Pengasuh PP. Manba’ul Huda Kota Tasikmalaya).

Ting Ting memberikan bocoran bahwa acara puncak festival ini akan menjadi momen luar biasa untuk kebangkitan peradaban Sunda.

“Rakyat akan menjadi saksi sejarah kembalinya kejayaan Sunda, untuk kemajuan bangsa. Mari kita nantikan di tanggal 26 Desember 2024,” ucapnya penuh semangat.

Seluruh kegiatan ini dapat disaksikan secara langsung melalui tiga panggung besar, Panggung C (Kategori Tunggal Senior): [Tonton di sini] (https://youtube.com/live/sphmKkQe4xI?feature=share). Panggung B (Kategori Tunggal Junior): [Tonton di sini] (https://youtube.com/live/wMhXVfJ86rw?feature=share). Panggung A (Kategori Tunggal Kadet): [Tonton di sini] (https://youtube.com/live/KjJBvnCnGLc?feature=share)

Kegiatan tersebut juga didukung oleh berbagai elemen antaranya PWNU Jawa Barat, Pesantren Gelar, Mazolat pilar jagat, Pesantren kempek Cirebon, Pesantren Buntet, Seluruh Pesantren lokal Subang, PCNU kabupaten se Jabar.

Dengan melibatkan lebih dari 4.000 peserta dari seluruh Indonesia, acara ini terus mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, menjadikannya pionir dalam penyelenggaraan seni budaya tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....