Ratu Anom Galuh Pakuan Pimpun Seminar Kopi Kerinci 2026

  • 12 Sep 2026 17:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Ratu Anom Karatwan Galuh Pakuan, Bezie Galih Manggala, kembali dipercaya menjadi moderator seminar internasional, dalam rangkaian Festival Pesta Rakyat Petani Kopi Kerinci 2026, di Desa Batang Sangir, Kayu Aro, Jumat 11September 2026. Dengan gaya moderasi hangat, humoris, dan kekeluargaan, Bezie berhasil menyatukan diskusi antara pemerintah, petani, akademisi, investor, hingga buyer dari 11 negara.

“Forum ini mempertemukan sejarah, teknologi, dan petani. Kita jaga agar diskusinya substantif, tapi tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Bezie membuka sesi.

Kepiawaian Bezie dalam memimpin jalannya forum mendapat apresiasi langsung dari Prof. Dr. Ir. Surip Mawardi, S.U., yang dikenal sebagai Bapak Kopi Indonesia. Julukan spontan dari Prof. Surip menjadi bukti, bahwa forum tersebut, berjalan dinamis dan produktif.

“Pimpinan Sidang,” ucap Prof. Surip Mawardi yang sontak disambut tepuk tangan peserta seminar.

Di bawah arahan Bezie, seminar membahas perjalanan panjang kopi Kerinci dari era perdagangan 1790-an, hingga tantangan pasar global saat ini. Ia memandu dialog antara sejarawan kopi Yosi, dan A. Syafrudin dari Dewan Kopi Indonesia yang mewakili Royale Coffee Amerika Serikat.

“Dari kapal dagang Amerika ke blockchain, kopi Kerinci punya cerita panjang. Tugas kita memastikan, petani jadi pusat dari cerita itu,” tegas Bezie saat mengarahkan diskusi.

Bezie juga memfasilitasi masuknya perspektif teknologi, dan pasar internasional ke dalam forum. Ia menggali pandangan Dr. Asep, CTO QThinkX, tentang blockchain untuk traceability, serta Paul dan Ria, dari Eropa mengenai pentingnya story, dan budaya minum kopi.

Dengan kepemimpinannya, diskusi yang semula teknis dapat dipahami petani, dan peserta umum tanpa mengurangi kedalaman materi.

Peran Ratu Anom sebagai jembatan antara petani, pemerintah, akademisi, dan pasar global menjadi kunci sukses seminar ini. Melalui moderasinya, Festival Pesta Rakyat Petani Kopi Kerinci 2026 menegaskan, bahwa kopi Kerinci sedang melanjutkan perjalanan panjangnya ke dunia.

“Kopi Kerinci bukan komoditas biasa. Di dalamnya ada sejarah, ada lanskap, ada manusia. Mari kita jaga bersama,” pungkas Bezie menutup forum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....