Sebanyak 80 Persen Dari 223 Ribu UMKM di Garut Kantongi Perizinan NIB

  • 18 Jun 2026 20:02 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Dari 223 ribu pengusaha UMKM di Kabupaten Garut mayoritas tersebar di tiga Kecamatan, diantaranya di Kecamatan Garut Kota, Tarogong dan Kecamatan Karangpawitan Garut. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Hendra mengatakan, berdasarkan data yang ada dari 223 ribu UMKM yang aktif dan sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) hampir 80 persen bergerak di bidang industri pengolahan makanan.

"Dari ratusan ribu pelaku UMKM yang ada secara kuantitas hampir 80 persen bergerak di sektor industri pengolahan makanan,"katanya, di Garut, Kamis , 18 Juni 2026.

Ia mengatakan, industri rumahan UMKM di Garut dalam dua tahun terkahir ini perkembangannya cukup pesat." Selama kurun waktu dua tahun terkahir ini dari jumlah sebelumnya sekitar 170 ribu pelaku UMKM, kini menjadi 223 ribu dan semuanya sudah mengantongi izin usaha,"katanya.

Ia menyampaikan, para pelaku UMKM saat ini cukup mengikuti perkembangan jaman dan terus berinovasi, baik dari aspek kemasan produk maupun dari sisi managemen pemasarannya." Saat ini pengusaha UMKM terus berinovasi dan mengembangkan kreativitasnya dalam menjalankan usahanya,"katanya.

Bahkan, sebagian UMKM menurutnya, ada yang memafaatkan Garut Pakeging House (GPH) sebagai rumah produksi untuk inovasi kemasan produk." Ada sebagian UMKM yang memfaatkan fasilitas milik pemerintah seperti GPH, untuk berinovasi dalam hal kemasan produk,"ujarnya.

Ia menyampaikan, selain itu, para pelaku UMKM terus bertransformasi pada perkembangan teknologi digital seperti Artificial Intelegen (AI). Para pelaku UMKM banyak yang bekerjasama dengan kementerian untuk mengikuti pelatihan teknologi digital salah satunya mempelajari tehnologi AI.

" Ada sekitar 23 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan teknologi AI yang dikerjasamakan dengan sejumlah kementerian,"tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....