UMKM Kota Tasikmalaya Dituntut Berinovasi Hadapi Tantangan Bisnis
- 13 Des 2025 16:01 WIB
- Bandung
KBRN, Tasikmalaya : Pengusaha sekaligus investor nasional Sandiaga Uno mendorong pelaku usaha di Kota Tasikmalaya berinovasi, beradaptasi, dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan. Hal itu disampaikan Sandiaga Uno, saat menjadi pembicara utama dalam Kadin Business Summit 2025: Strategi Tumbuh di Era Bisnis Kompetitif di Tasikmalaya, Sabtu (13/12/2025).
Berbagai dinamika yang terjadi saat ini, kata Sandiaga, menuntut dunia usaha, terus bergerak.“Dengan situasi geopolitik, perang dagang, sampai perubahan iklim saat ini, menuntut kita berinovasi dan mengembangkan kemampuan beradaptasi, termasuk melalui pemanfaatan AI dan menguatkan kekuatan lokal sebagai nilai tambah,” ujarnya.
Di tahun 2025 lanjut Sandiaga, seiring dengan program pemerintah yang mulai berjalan, optimisme dunia usaha semakin terbuka.“ Program-program utama pemerintah ini harus dimanfaatkan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, terutama menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Baca juga:Vaksinasi Rabies di Bandung Didominasi Kucing
Sandiaga juga mengatakan, pemberdayaan UMKM bisa menekan angka pengangguran terbuka di Kota Tasikmalaya yang berada di kisaran 6,5 persen. Ia pun mendorong penguatan UMKM melalui tiga pendekatan, yakni pelatihan, pemasaran, dan permodalan.
“Kadin sebagai wadah dunia usaha bisa berperan aktif. Pemasaran juga ada dukungan dari pemerintah daerah, termasuk permodalan dengan mendorong lembaga pembiayaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya Asep Saepuloh mengatakan, seminar bisnis ini merupakan bagian dari peran Kadin sebagai induk organisasi pengusaha untuk meningkatkan skala usaha anggotanya. Melalui Kadin Tasikmalaya Training Center, pihaknya secara rutin menggelar pelatihan, pendampingan, hingga mentoring.
“Kami menghadirkan pengusaha nasional seperti Pak Sandiaga Uno, untuk membuka wawasan, agar pengusaha lokal bisa naik kelas,” ucapnya.
Ia optimistis banyak usaha lokal bisa berkembang lebih besar dan menyerap tenaga kerja.“Harapannya jejaring investor bisa masuk ke Tasikmalaya, baik melalui Pak Sandiaga maupun jaringan beliau,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra mengatakan, pengangguran dan kemiskinan masih menjadi fokus utama pemerintah daerah. Saat ini, berbagai program pengembangan ekonomi lokal terus diupayakan untuk menjawab persoalan itu.
“Pengangguran, stunting, dan kemiskinan itu berkaitan. Maka fokus kami ada pada pengembangan ekonomi lokal, pengetahuan sosial, ketahanan pangan, dan pariwisata,” ujarnya.
Diky menilai peran Kadin strategis sebagai mitra pemerintah dalam melengkapi aspek produksi, promosi, dan permodalan bagi pelaku usaha. Maka Ia mendorong penguatan pemasaran digital melalui pengembangan pasar online khusus produk Tasikmalaya.
“Pemerintah harus hadir mengombinasikan pasar offline dan online agar ekonomi masyarakat terbantu,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....