ECP BI Jabar Dorong UMKM Tembus Pasar Global

  • 21 Nov 2025 13:32 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat (BI Jabar) bersama Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat resmi menutup rangkaian Export Coaching Program (ECP) 2025.

Program pengembangan dan pendampingan UMKM selama 8 delapan bulan yang berlangsung sejak Maret hingga Oktober 2025 ini menjadi ruang akselerasi bagi UMKM Jabar untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan ekspor secara komprehensif. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Muslimin Anwar menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah maupun nasional.

Melalui ECP, BI Jabar berupaya mendorong UMKM untuk naik kelas dan go global melalui penguatan kapasitas produksi, penguasaan standar ekspor. Sehingga perluasan akses pasar internasional.

“Pelaksanaan ECP tahun ini menunjukkan hasil positif dan menggembirakan. Dari 40 peserta terpilih, sebanyak 29 UMKM berhasil melakukan ekspor dengan produk beragam seperti furnitur, home decor, gula aren, sayur dan buah, ikan hias hingga produk fesyen. Nilai transaksi mencapai USD 432,877 serta potensi transaksi tambahan sebesar USD 310,580,” ujar Muslimin Anwar dalam rilisnya yang diterima RRI, Jumat (21/11/2025).

Baca juga:Kemenko PM Rangkul Pentahelix dalam Transformasi Pemasaran UMKM

Rangkaian ECP 2025 terdiri dari tujuh tahapan mulai dari seleksi, Training of Exporters, pendampingan market development, business matching, hingga evaluasi akhir. Seluruh proses dirancang untuk memperkuat kesiapan UMKM dalam memenuhi standar 5K (kapasitas, kualitas, kuantitas, kontinuitas, kemasan) serta 2S (standarisasi dan sertifikasi).

Sejak dimulai pada 2024, kolaborasi BI Jabar dan PPEJP telah berhasil mengantarkan total 14 UMKM ekspor pada tahun pertama, dan meningkat signifikan pada 2025. Evaluasi penutupan tahun ini juga menjadi momentum merumuskan pembelajaran serta rekomendasi peningkatan program di tahun mendatang.

Menutup sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar Muslimin Anwar menegaskan komitmen sinergi antara BI Jabar, Kemendag, dan Pemprov Jabar dalam memperkuat ekosistem ekspor UMKM di daerah. “Programnya mungkin selesai, tetapi langkah UMKM Jabar menuju pasar global tidak akan pernah berakhir,”tutup dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....