Keripik Tempe Sukabumi Mendunia, Kahla Ekspor ke Arab
- 06 Feb 2025 20:40 WIB
- Bandung
KBRN, Sukabumi: Keripik tempe produksi CV. Kahla Global Kabupaten Sukabumi, berhasil menembus ekspor ke Arab Saudi. Pelepasan ekspor perdana keripik tempe tersebut, dilakukan pada Kamis (6/2/2025) di Gedung Serbaguna Bunda Ratu Kabupaten Sukabumi.
Pada ekspor perdana senilai Rp.269 juta itu, Kahla yang merupakan UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat mengirimkan 1.200 box atau 28.728 bungkus keripik tempe.
“Doakan saja ini berlanjut. Memang kita sudah ada kontrak. Mudah-mudahan reapetnya bagus bisa penjualannya bagus, Insya Alloh mereka bisa pesan lebih banyak,”ucap pemilik CV Kahla Vivi Herviany, usai pelepasan satu kontainer keripik tempe.
Dikatakannya juga dalam satu tahun kontrak ekspor keripik temp eke Arab Saudi minimal dua kontainer. Meski baru mampu memproduksi keripik tempe satu kontaniner setiap bulannya, namun Vivi optimis dapat memenuhi pesanan dari Arab Saudi.
“31 ribu pieces per bulannya,”ujarnya.
Ia juga menambahkan, ekspor ke Arab Saudi merupakan terbesar yang dilakukannya. Sebelumnya juga, produksi keripik tempe yang di produksi Kahla, sudah tembus ke Australia, Belanda, Jepang, Korea, Hongkong, dan Switzerland dalam skala kecil.
“Jadi kita sudah ekpor tapi partainya masih kecil. Yang ini terbesar,”ucapnya gembira.

Keripik tempe produksi CV. Kahla Global yang tembus pasar Arab Saudi. (Foto:RRI/Azis Zulkarnaen).
Pelepasan ekspor perdana keripik tempe Kahla ke Arab Saudi tersebut, dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian UMKM dan Koperasi, Temmy Satya Permana, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional. Tri Supondy, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, Bupati Sukabumi Marwan Hamami , Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jawa Barat Yuke Mauliani dan lainnya.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ini. Muslimin menekankan bahwa ekspor ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal di kancah global. Hal ini juga sejalan dengan tujuan program pengembangan UMKM yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong UMKM naik level.
“Dari kelompok subsisten, naik level menjadi UMKM potensial, lanjut ke level UMKM Sukses, lalu UMKM Go Digital, hingga UMKM Ekspor yang turut berperan dalam memperkuat neraca pembayaran Indonesia. CV Kahla Global Persada merupakan 1 dari 33 UMKM binaan Bank Indonesia Jawa Barat yang telah berhasil melakukan ekspor,”ucap Muslimin.
Dengan adanya acara pelepasan ekspor ini, Muslimin berharap, makin banyak UMKM di Kabupaten Sukabumi yang termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka agar mampu menjangkau pasar internasional.
Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kecil lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mendorong ekspor Jawa Barat yang pada tahun 2024 tumbuh melambat sebesar 12,09 persen (yoy) dari 12,43 persen (yoy) pada tahun 2023. Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan K/L lainnya akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mendukung UMKM Indonesia naik kelas.
Pada kesempatan yang sama Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan dukungannya kepada UMKM yang melakukan transaksi internasional, sebab itu berdampak postif kepada daerah dan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Marwan juga mengatakan, banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi yang dapat dikembangkan serta menjadi peluang bagi UMKM.
Ia pun meminta dukungan BUMN yang ada di Kabupaten Sukabumi khususnya Jawa Barat, untuk mendorong UMKM Kabupaten Sukabumi naik kelas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....