Ratusan Kegiatan Edukasi Keuangan Digelar, OJK: Tingkatkan Literasi
- 26 Agt 2026 10:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Selama periode Januari hingga 20 Agustus 2026, OJK Tasikmalaya telah melaksanakan 117 kegiatan edukasi keuangan dengan total 79.100 peserta, yang mencakup segmen Masyarakat umum, pelajar/mahasiswa, Perempuan/Ibu Rumah Tangga, professional, dan disabilitas. Melalui Program Gerakan Edukasi Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS), OJK Tasikmalaya juga telah menjangkau 31 sekolah dengan total peserta 10.919 siswa.
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan, selain itu di tahun ini, OJK Tasikmalaya mengoptimalkan kegiatan edukasi keuangan yang memberikan dampak multiplier effect, antara lain kegiatan Training of Trainers Kepada Kepala Sekolah dan Guru di Kabupaten Ciamis, Penyuluh Agama di Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, dan Karang Taruna Kota Tasikmalaya.
“Iya harapannya agar edukasi yang diberikan, bisa kembali disebarkan lebih luas kepada masyarakat. Sehingga tingkat literasi keuangan masyarakat meningkat,” katanya, melalui keterangannya yang diterima RRI, Rabu 26 Agustus 2026.
Sementara itu, dalam rangka memperkuat pelindungan konsumen, OJK Tasikmalaya telah memberikan 1.012 layanan konsultasi pengaduan dengan tingkat penyelesaian mencapai 98,96 persen. Termasuk 7.417 layanan informasi debitur (iDeb) melalui SLIK, yang terdiri atas 4.402 layanan walk-in dan 3.015 layanan online.
“OJK Tasikmalaya juga melaksanakan 9 fasilitasi terbatas (audiensi) untuk mengoptimalkan penyelesaian pengaduan konsumen,” ujarnya.
Sementara itu, melalui Satgas PASTI, OJK Tasikmalaya juga terus memperkuat koordinasi dalam pemberantasan aktivitas keuangan ilegal. Termasuk, menindaklanjuti kasus titik limit paylater di Kabupaten Ciamis yang mengakibatkan kerugian lebih dari Rp500 juta terhadap 40 korban, dengan seorang terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian pada 23 Juli 2026 untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
OJK Tasikmalaya juga akan terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor jasa keuangan yang sehat dan terpercaya, sekaligus meningkatkan pelindungan konsumen, memperluas akses keuangan, dan mendorong literasi masyarakat. Upaya ini, diharapkan dapat mendukung terwujudnya sektor jasa keuangan yang inklusif, tangguh, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Priangan Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....