OJK Tasikmalaya Ingatkan Warga Priangan Timur Waspadai Scam

  • 22 Agt 2026 09:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - OJK Tasikmalaya mencatat kasus scam (penipuan) sektor keuangan di Priangan Timur meningkat. Kasus penipuan melalui internet, pesan singkat dan media sosial dengan meminta data pribadi untuk tujuan jahat dengan mengelabui korban ini harus menjadi perhatian.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan, dengan modus yang dilakukan melalui berbagai sarana komunikasi, seringkali tidak disadari korban. Misalnya modus penipuan pesan singkat whatsapp yang mengatasnamakan perbankan.

“Iya di profil fotonya untuk meyakinkan korban memakai logo perbankan. Pelaku biasa menghubungi korban berpura- pura untuk membantu, dengan meminta data diri korban. Tanpa disadari, karena merasa percaya korban menyerahkan data pribadi, termasuk OTP, tetapi setelah itu, uangnya dikuras habis,” katanya, Jumat 21 Agustus 2026.

Modus lain lanjut Nofa, sekarang ada “Silent call”. Pelaku menelpon korban, tanpa mengeluarkan suara,

“Begitu ditutup teleponnya, uang kita habis. Nah itu efek digitalisasi yang kita harus antisipasi,” ujarnya.

Nofa mengatakan, di Priangan Timur sendiri ada berbagai jenis kasus scam. Ada love scam, sex scam, call scam dan lainnya.

“Ya termasuk tadi, ada silent call,” ucapnya.

Nofa mengimbau, ketika menjadi korban scam, warga sebaiknya melapor dengan cepat ke Indonesia Anti Scam Centre (IASC). “Kenapa harus cepat melapor, karena semakin cepat melapor dana mereka bisa dikembalikan. Tapi jika lama, itu akan sulit. Dananya bisa jadi sudah tersebar kemana - mana. Ya kurang dari 30 menit harus cepat melapor, jadi teman- teman perbankan ketika ada penggunaan dana yang tidak dikenal bisa diblokir,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....