APBD 2026 Kota Tasikmalaya Dipangkas Rp300 Miliar
- 26 Feb 2026 08:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Dana transfer ke daerah (TKD) yang diterima pemerintah Kota Tasikmalaya menyusut. Anggaran yang biasanya diterima mencapai Rp.1,7 triliun, saat ini menjadi sekitar Rp1,4 triliun.
“Dari provinsi juga tidak ada dana transfer. Totalnya sekitar Rp300 miliar lebih,” kata Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Apep Yosa Firmansyah, Kamis 26 Februari 2026.
Pemangkasan anggaran kata Apep, tentunya membawa pengaruh besar pada pembangunan di daerah. Terutama di Kota Tasikmalaya pada pemerataan program pembangunan di 10 kecamatan yang ada.
“Kami berharap ke depan dana transfer bisa kembali normal seiring membaiknya kondisi fiskal nasional,” katanya.
Dengan kondisi demikian, Pemkot Tasikmalaya juga terus mencari peluang melalui penggalian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memanfaatkan peluang program pemerintah pusat.“Misalnya perputaran uang Makan Bergizi Gratis yang mencapai Rp.300 miliar per tahun di Kota Tasikmalaya. Tantangannya bagaimana uang itu tidak lari ke luar daerah,” katanya.
Ia mencontohkan, pasokan bahan pangan bisa diselaraskan dengan produksi petani lokal agar rantai hulu-hilirnya terjadi di dalam kota.“Bagaimana petani meningkatkan produksi, infrastruktur memperlancar distribusi, dan dinas-dinas bisa bantu pemasarannya,” ujarnya.
Selain mencari peluang tambahan PAD, efisiensi juga dilakukan. Terutama kegiatan internal ASN akan lebih disederhanakan.
“Rapat yang hanya melibatkan ASN cukup disediakan air minum saja. Jamuan hanya disiapkan untuk rapat yang melibatkan unsur masyarakat, dengan nominal sesuai standar pedoman anggaran,” katanya.