DPRD Kota Bandung Pastikan Pengendalian Inflasi di Ramadan

  • 12 Feb 2026 13:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang bulan suci Ramadan, potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian serius berbagai pihak. Meningkatnya permintaan masyarakat saat Ramadan hingga Idulfitri kerap memicu lonjakan harga di sejumlah komoditas. Namun demikian, masyarakat Kota Bandung diminta tidak perlu khawatir.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi memastikan pemerintah telah dan akan terus melakukan berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Saya sudah mendorong pemerintah untuk rutin menggelar operasi pasar dan gerakan pangan murah sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga,” ujar Farhan, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi instrumen penting untuk menekan gejolak harga, khususnya pada komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, dan cabai yang biasanya mengalami kenaikan permintaan signifikan menjelang Ramadan.

Selain mendorong intervensi pasar, DPRD Kota Bandung juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali serta ketersediaan stok pangan mencukupi.

“Tentu saja. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami juga akan melakukan sidak ke pasar untuk memastikan harga tetap terkendali,” tegasnya.

Asep menambahkan, pengawasan langsung ke lapangan penting untuk mencegah adanya praktik penimbunan atau spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. Ia menegaskan, jika pun terjadi kenaikan harga, harus tetap dalam batas yang wajar.

“Kalau pun ada kenaikan, itu harus dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan sehingga memberatkan masyarakat,” tandasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....