Kredit Garut Tumbuh, OJK Dorong Akses UMKM
- 12 Des 2025 11:33 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama perbankan terus memperkuat komitmen menghadirkan akses keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat. Komitmen tersebut tercermin dari kinerja penyaluran kredit di Kabupaten Garut yang tumbuh positif sebesar 4,85 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan hingga 31 Oktober 2025 realisasi kredit di Garut mencapai Rp20,76 triliun. Angka itu tumbuh lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Barat yang sebesar 4,02 persen. “Perbankan di Kabupaten Garut berkinerja positif, dengan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dari provinsi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang di terima RRI, Jumat (12/12/2025).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Jawa Barat Melati Usman, Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Garut Dedy Mulyadi, Kepala BPKAD Garut Saeful Hidayat, Kepala Dinas Koperasi Garut Hendra Siswara Gumilang, serta Pemimpin PT Bank Jawa Barat dan Banten Tbk. Cabang Garut Asep Wahyu Ismail.
Darwisman menjelaskan, pertumbuhan kredit Garut didorong oleh kredit konsumsi yang naik 7,92 persen YoY menjadi Rp10,9 triliun, serta kredit modal kerja yang tumbuh 2,91 persen YoY menjadi Rp7,01 triliun. Sementara kredit investasi justru menurun 1,33 persen menjadi Rp2,84 triliun.
Baca juga : Kinerja Perbankan Jabar Stabil, Kredit Tembus 1.036 Triliun
Dari sisi sektor ekonomi, tiga sektor mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni Pertanian, Perikanan, Perburuan dan Kehutanan (24,28 persen YoY), Konstruksi (16,34 persen YoY), serta Rumah Tangga (10,91 persen YoY). “Kabupaten Garut berada di posisi ke-10 penyaluran kredit terbesar di Jawa Barat dengan market share 2,00 persen,” jelasnya.
Meski demikian, Darwisman menekankan perlunya dorongan lebih kuat bagi perbankan untuk menyalurkan kredit kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Per Oktober 2025, jumlah rekening kredit UMKM di Garut tercatat 185 ribu rekening, atau baru 11,87 persen dari total 1,56 juta pelaku UMKM. “Kita akan mendorong penyaluran kredit ke UMKM agar mereka tidak mencari pinjaman dari bank emok dengan bunga tinggi. OJK telah menerbitkan Peraturan Nomor 19 Tahun 2025 tentang kemudahan akses kredit bagi UMKM,” tegasnya.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut baik langkah OJK. Menurutnya, masyarakat masih menghadapi kendala dalam mengakses pinjaman perbankan, terutama terkait SLIK dan persyaratan administrasi. “Kami senang OJK mendorong perbankan menyalurkan kredit kepada UMKM. Ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Abdusy menambahkan, akses kredit akan mendukung pengembangan produk unggulan Garut, seperti beternak domba dan sapi perah, serta komoditas pertanian pisang, jagung, kentang, jahe, dan kapulaga. “Untuk menghadapi tantangan tersebut, masyarakat akan didorong memanfaatkan permodalan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya murah,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....