Pemkot Cimahi Soroti Manufaktur UMKM Ekraf Kian Strategis

  • 27 Nov 2025 13:08 WIB
  •  Bandung

KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi menyoroti kondisi struktur ekonomi daerah yang masih didominasi sektor industri pengolahan, khususnya tekstil dan manufaktur. Data tersebut merujuk pada Sensus Ekonomi 2016 yang dinilai tidak lagi sepenuhnya relevan dengan perkembangan ekonomi Kota Cimahi saat ini.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menilai Sensus Ekonomi 2026 diperlukan untuk memotret perubahan sektor unggulan daerah. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir justru UMKM dan ekonomi kreatif menjadi penggerak utama perekonomian Kota Cimahi.

“Nanti akan terlihat, apakah industri manufaktur masih relevan. Saat ini yang menjadi tulang punggung perekonomian Kota Cimahi justru UMKM dan ekonomi kreatif,” ujar Adhitia, Rabu (26/11/2025).

Baca juga:Gubernur Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Karawang

Adhitia menambahkan, Pemkot Cimahi telah menyiapkan berbagai program untuk memperkuat UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Upaya tersebut meliputi business matching, pendampingan usaha, serta pengembangan kapasitas pelaku UMKM sebagai bagian dari program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi periode 2025–2030.

“Kami terus mendorong upscaling UMKM dan ekraf agar semakin berkembang dan berdaya saing,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....