Terpilih Sebagai Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Karim : KADIN Dorong Ekonomi Daerah
- 13 Sep 2026 13:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya akhirnya menetapkan Muhamad Abdul Karim sebagai Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026–2031. Karim ditetapkan secara aklamasi dalam Mukota yang berlangsung di Ruang Pertemuan Emerald Grand Metro Hotel Kota Tasikmalaya, Sabtu 12 September 2026.
Pelaksanaan Mukota tetap berjalan meski sebelumnya sempat diwarnai dinamika internal organisasi. Dalam forum pemilihan, Muhamad Abdul Karim menjadi satu-satunya bakal calon yang hadir, sementara bakal calon lainnya, Asep Saepulloh, tidak hadir dalam agenda tersebut.
Dengan kondisi tersebut, forum kemudian menetapkan Karim sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi. Penetapan tersebut selanjutnya disahkan oleh Wakil Ketua KADIN Jawa Barat.
Pelaksanaan Mukota juga tetap dijalankan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) setelah sebelumnya terjadi perubahan jajaran kepanitiaan menjelang pelaksanaan Mukota.
Panitia menyampaikan, seluruh tahapan Mukota tetap mengacu pada mekanisme organisasi, dengan dukungan anggota serta koordinasi dan proses verifikasi bersama Kadin Jawa Barat.
Ketua KADIN Kota Tasikmalaya terpilih, Muhamad Abdul Karim mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi dengan seluruh unsur, baik di internal maupun eksternal organisasi. KADIN merupakan rumah bersama dunia usaha sehingga perbedaan yang terjadi selama proses pemilihan tidak boleh menjadi penghambat bagi agenda yang lebih besar, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya.
Karim juga menyatakan, akan membuka ruang komunikasi dengan seluruh pihak yang sebelumnya berada dalam bursa pencalonan, termasuk Asep Saepulloh dan Fauzan Wahyu Noor. Baginya, kompetisi dalam proses pemilihan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Setelah proses Mukota selesai, seluruh elemen harus kembali melihat kepentingan dunia usaha dan perekonomian daerah.
“Yang pertama silaturahmi. KADIN ini kan banyak komunikasi dengan komunitas anggota luar biasa, organisasi bisnis yang lainnya. Saya perlu minta masukan dan pandangan dulu, sama asistensi ke Jawa Barat tentunya,” ujar Karim, Minggu 13 September 2026.
KADIN Kota Tasikmalaya kata dia, ke depan harus mampu menjadi jembatan yang efektif antara dunia usaha dengan pemerintah daerah. KADIN, kata Karim, harus mampu mengkaji sekaligus menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan pelaku usaha sehingga tercipta sinergi yang lebih konkret.
“KADIN kan sebagai mitra pemerintah. Hal yang paling esensial mengkaji, menyelaraskan apa yang menjadi rencana program dari pemerintah daerah, khususnya Pemkot Tasikmalaya. KADIN harus mengupayakan bagaimana sinergitas itu terjadi, terkoneksi,” katanya.
Karim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengikuti proses pencalonan dan dinamika Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya. Dengan berakhirnya proses pemilihan, ia berharap seluruh elemen pengusaha dan organisasi bisnis di Kota Tasikmalaya dapat kembali bersatu dan bersama-sama mendorong lahirnya kebijakan serta program yang berpihak pada pertumbuhan dunia usaha.
Mandat periode 2026–2031 tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi Karim untuk membangun kembali konsolidasi organisasi dan membawa KADIN Kota Tasikmalaya menjadi mitra strategis pemerintah serta rumah bersama bagi dunia usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....