Harga Ayam Fillet Naik di Pasar Tjihapit Bandung, Pedagang Sebut Stok Mulai Langka

  • 31 Agt 2026 08:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Tjihapit, Kota Bandung, mengalami perubahan pada sejumlah komoditas menjelang akhir Agustus 2026. Salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan cukup terasa adalah ayam fillet yang kini dijual dengan harga Rp65.000 per kilogram.

Sebelumnya, harga ayam fillet di Pasar Tjihapit berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Kenaikan tersebut membuat harga ayam fillet meningkat sekitar Rp15.000 per kilogram dibandingkan harga sebelumnya.

Pedagang di Pasar Tjihapit, Yuni, mengatakan kenaikan harga ayam fillet dipengaruhi oleh kondisi pasokan yang mulai sulit diperoleh. “Kenaikan ini karena ayam fillet sedang langka, jadi barang yang datang juga lebih sedikit,” ujar Yuni kepada RRI, Senin 31 Agustus 2026.

Menurut Yuni, keterbatasan stok membuat harga dari pemasok ikut mengalami peningkatan. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada harga jual ayam fillet yang harus disesuaikan kepada konsumen.

Kenaikan harga ayam fillet mulai dirasakan oleh masyarakat yang menjadikan komoditas tersebut sebagai salah satu bahan masakan sehari-hari. Konsumen pun harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk membeli jumlah ayam fillet yang sama dibandingkan sebelumnya.

Yuni menuturkan, kondisi kelangkaan tersebut turut membuat pedagang harus lebih cermat dalam mendapatkan pasokan. “Sekarang mencari ayam fillet tidak semudah biasanya, jadi kalau ada barang harganya juga sudah naik,” katanya.



Meski mengalami kenaikan, permintaan terhadap ayam fillet di Pasar Tjihapit masih tetap berjalan. Sejumlah konsumen tetap membeli ayam fillet karena dinilai praktis untuk diolah menjadi berbagai menu makanan.

Pedagang berharap pasokan ayam fillet dapat kembali normal sehingga harga di tingkat pasar bisa berangsur stabil. Ketersediaan barang yang cukup dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah kenaikan harga berlanjut.

Sementara itu, masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan harga kepokmas ketika berbelanja di pasar tradisional. Perubahan harga komoditas dapat terjadi karena berbagai faktor, terutama ketersediaan pasokan dan kondisi distribusi dari pemasok.

Dengan kondisi harga ayam fillet yang kini mencapai Rp65.000 per kilogram, pedagang dan konsumen berharap kelangkaan pasokan segera teratasi. Stabilnya ketersediaan ayam fillet diharapkan dapat membantu mengembalikan harga ke tingkat yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....