Pameran EDRR Indonesia, Dorong Kolaborasi Nasional Kesiapsiagaan Bencana
- 19 Agt 2026 21:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2026 telah sukses diselenggarakan pada tanggal 12 hingga 14 Agustus 2026. Sebagai platform pameran B2B (Business-to-Business) internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang kebencanaan, tanggap darurat, dan penyelamatan, EDRR 2026 menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan nasional yang lebih tangguh, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
Resmi dibuka pada 12 Agustus 2026 oleh Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK), didampingi oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Mohammad Syafii. EDRR Indonesia 2026 menghadirkan total lebih dari 80 perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menampilkan berbagai inovasi serta solusi terbaru di bidang pencegahan dan mitigasi bencana.
Penyelenggaraan EDRR Indonesia 2026 tidak hanya mencatatkan partisipasi aktif dan kolaborasi lengkap lintas sektor, namun juga kehadiran hingga 7.578 trade visitor terdaftar dari berbagai kalangan, mulai dari praktisi industri, lembaga pemerintahan, akademisi, sektor pertahanan, hingga organisasi kemanusiaan nasional dan internasional. Sri Vista Limbong, selaku Project Director Seven Event, menyatakan bahwa daya tarik utama pameran ini terletak pada ragam teknologi serta inovasi produk unggulan yang ditampilkan.
“EDRR Indonesia 2026 tidak hanya menjadi wadah untuk memamerkan inovasi dan teknologi terkini, tetapi juga hadir sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang inklusif. Melalui rangkaian konferensi, seminar, dan workshop selama tiga hari, kami ingin menghubungkan para pelaku industri, pemerintah, akademisi, hingga mitra internasional untuk saling bertukar pengetahuan, menyelaraskan standar keselamatan, dan membangun kerja sama nyata demi memperkuat ketahanan bencana di Indonesia,” ujar Vista dalam rilisnya yang diterima RRI Rabu 19 Agustus 2026.
Selama penyelenggaraan, EDRR Indonesia 2026 sukses menggelar total 10 program strategis utama yang menjadi ruang diskusi terbuka mengenai arah kebijakan nasional, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem penanggulangan bencana yang adaptif dan efektif. Rangkaian program ini mencakup S&D Global Safety and Development Conference, Seminar Kesiapsiagaan Keselamatan Kerja (iSafety), Forum Aksi Merespons Peringatan Dini (AMPD), G60 Medical Industry Cooperation, Forum Pemadam Kebakaran Cerdas dan Keselamatan Industri, Forum Sinergi Darurat Maritim dan Kepulauan, Forum World Humanitarian Day, Penandatanganan Kerja Sama Bilateral (MoU), serta Pelatihan dan Simulasi Manajemen Bencana (CPR Workshop).
Pencapaian penting EDRR Indonesia 2026 juga tercermin dari program Business Matching yang sukses memfasilitasi 140 pertemuan bisnis serta menghasilkan banyak peluang kerja sama (lead) potensial lainnya. Hal ini menjadi bukti nyata kesuksesan pameran ini dalam menghubungkan para penyedia teknologi, produsen peralatan keselamatan, instansi pemerintah, dan pelaku industri untuk menciptakan investasi baru serta alih teknologi kebencanaan lintas negara.
Lebih dari sekadar pameran, EDRR Indonesia 2026 diharapkan dapat menjadi wadah penting untuk mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan teknologi antara Indonesia dan mitra internasional, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan risiko bencana. Berbagai perusahaan dan lembaga menampilkan solusi terkini, mulai dari robot penyelamat berbasis kecerdasan buatan, sistem pemetaan bencana 3D, kendaraan medis darurat, sistem komunikasi satelit dan darurat, hingga peralatan proteksi diri dan evakuasi mutakhir.
Merek serta produsen terkemuka asal dalam dan luar negeri yang berpartisipasi di antaranya PT Ambulance Pintar Indonesia, Delima Mandiri, Fuso, Wuling, Farizon, PT Pundarika Atma Semesta, Deep Robotics, Unitree, Genisom AI, Roboticplus.AI, Hytera Communications, PT Dahua Vision Technology Indonesia, Gotion Hi-Tech, VdS Schadenverhuetung GmbH, Lamilab Inc, Aetosky PTE LTD dan banyak lainnya.
Kehadiran dan dukungan dari berbagai instansi ini menjadi cerminan nyata dari komitmen bersama dalam membangun sistem manajemen bencana yang terkoordinasi dengan baik, berbasis teknologi terkini, serta didukung oleh kolaborasi aktif dari seluruh elemen bangsa. Kolaborasi tersebut juga diperkuat melalui keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan EDRR Indonesia 2026, termasuk Supported by Suzuki serta Kopi Kenangan sebagai sponsor, yang turut melengkapi dan menyukseskan rangkaian pameran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....