Laba Usaha PT.KAI, 17 Triliun Lebih Berhasil Terkumpul
- 05 Agt 2026 06:22 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penguatan kinerja bisnis utama sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan laporan keuangan KAI Group (unaudited), pendapatan KAI Group mencapai Rp17,96 triliun, meningkat 6,61 persen dibandingkan Semester I 2025 sebesar Rp16,85 triliun.
Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bruto sebesar 18,81 persen, dari Rp5,72 triliun pada Semester I 2025 menjadi Rp6,79 triliun pada Semester I 2026. Pada periode yang sama, laba usaha meningkat 25,79 persen, dari Rp3,71 triliun menjadi Rp4,66 triliun.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kegiatan bisnis utama KAI Group terus menguat. Itu seiring pertumbuhan layanan, peningkatan produktivitas, pengelolaan biaya, serta sinergi seluruh entitas perusahaan.
“Pertumbuhan pendapatan dan laba usaha menjadi modal penting bagi KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kinerja bisnis yang kuat juga mendukung keberlanjutan pengembangan layanan penumpang dan barang,” ujar Anne kepada RRI melalui pesan elektroniknya, Selasa 4 Augustus 2026.
Sepanjang Semester I 2026, KAI Group melayani 258.993.359 pelanggan, meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 240.805.920 pelanggan. Pelayanan tersebut mencakup layanan dengan skema kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO), KA Perintis, penugasan Pemerintah, serta layanan komersial.
Berdasarkan pengelompokan volume pada entitas dan layanan yang juga menjalankan PSO, KA Perintis, atau penugasan Pemerintah, tercatat sebanyak 235.137.908 pelanggan pada Semester I 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 90,79 persen dari keseluruhan pelanggan KAI Group.
Anne menjelaskan, data tersebut memperlihatkan besarnya peran KAI Group dalam menyediakan transportasi publik bagi masyarakat. Dukungan Pemerintah melalui PSO, layanan perintis, dan berbagai skema penugasan membantu masyarakat memperoleh layanan kereta api dengan tarif yang terjangkau serta menjangkau berbagai wilayah.
“Kepercayaan Pemerintah melalui PSO, KA Perintis, dan berbagai penugasan memberi ruang bagi KAI untuk melayani masyarakat secara lebih luas. KAI menjaga agar layanan tersebut tetap selamat, andal, tertib, dan sesuai kebutuhan pelanggan,” pungkas Anne.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....