Kebutuhan Energi per Pelanggan Kereta Api Makin Hemat

  • 03 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam kegiatan operasional dan pelayanan. Berdasarkan Laporan Keberlanjutan KAI 2025, total konsumsi energi perusahaan turun dari 11.945.467 gigajoule (GJ) pada 2024 menjadi 10.107.302 GJ pada 2025.

Dengan demikian, KAI mengurangi penggunaan energi sebesar 1.838.165 GJ atau 15,39% dalam satu tahun. Penurunan tersebut berlangsung ketika perusahaan tetap melayani 503.549.740 pelanggan dan 69.571.601 ton barang sepanjang 2025.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, gigajoule digunakan karena energi yang dipakai KAI berasal dari berbagai sumber dengan satuan yang berbeda. Listrik dari PLN dan panel surya awalnya tercatat dalam kilowatt hour atau kWh, sedangkan bensin, solar, dan biosolar dicatat dalam liter.

Agar seluruh sumber energi tersebut dapat dijumlahkan dan dibandingkan, masing-masing dikonversi ke dalam satu ukuran yang sama, yaitu gigajoule. Pengukuran ini mengikuti standar pelaporan keberlanjutan Global Reporting Initiative atau GRI.

“Cara sederhananya seperti menyamakan kilogram, kuintal, dan ton ke dalam satu satuan sebelum dijumlahkan. Karena listrik dan bahan bakar memiliki ukuran awal yang berbeda, semuanya lebih dahulu dikonversi ke gigajoule. Dengan begitu, KAI dapat mengetahui total energi yang benar-benar digunakan dan membandingkan tingkat efisiensinya dari tahun ke tahun,” kata Anne kepada RRI, Senin 3 Augustus 2026.

Dalam perhitungan tersebut, satu liter bensin disetarakan dengan 0,0342 GJ, satu liter solar atau biosolar dengan 0,0379 GJ, serta satu kWh listrik dengan 0,0036 GJ. Konversi bahan bakar mengacu pada pedoman inventarisasi gas rumah kaca nasional, sedangkan konversi listrik menggunakan acuan sektor ketenagalistrikan dan referensi energi internasional.

Penurunan konsumsi energi turut diikuti peningkatan efisiensi pelayanan. Pada layanan penumpang, kebutuhan energi rata-rata turun dari 0,0263 GJ untuk setiap pelanggan pada 2024 menjadi 0,0205 GJ per pelanggan pada 2025.

Artinya, energi yang dibutuhkan KAI untuk melayani satu pelanggan menjadi 22,05%. Itu lebih hemat dibandingkan tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....