Pemkab Subang Gelar Apel Kebersihan Dukung Indonesia ASRI

  • 06 Feb 2026 17:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Pemerintah Kabupaten Subang menggelar Apel Kebersihan Lingkungan Kabupaten Subang di Halaman Kantor Bupati Subang, Jumat 6 Februari 2026.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Subang Reynaldi sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan daerah.

Apel Kebersihan ini diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, Kodim 0605/Subang, Yonif 312 Kala Hitam, Lanud R. Suryadi Suryadharma, Polres Subang, pelajar SMA/SMK, pegiat lingkungan, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Subang telah menerbitkan Surat Edaran Bupati terkait pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Apel Kebersihan Lingkungan ini, kata Reynaldi, menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam membangun budaya bersih.

“Ini adalah komitmen nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kabupaten Subang, sekaligus sebagai upaya mewujudkan taklimat Bapak Presiden agar Indonesia ASRI,” ucap Reynaldi. Ia menegaskan bahwa kebersihan harus dimulai dari lingkungan kerja pemerintah sebelum ditularkan ke masyarakat.

Menurut Reynaldi, kebersihan memiliki peran strategis dalam pengembangan daerah, khususnya sektor pariwisata. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional.

“Di Rakornas, Pak Presiden menyerukan agar seluruh kabupaten dan kota di Indonesia mampu membersihkan lingkungannya masing-masing, karena kebersihan adalah kunci pengembangan pariwisata,” paparnya. Ia menilai, daerah yang bersih akan lebih menarik bagi wisatawan dan investor.

Reynaldi juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu dinas tertentu. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, hingga masyarakat, memiliki peran yang sama penting.

“Kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, swasta, dan juga masyarakat,” tegasnya. Ia mengakui, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten Subang.

Bupati Subang menyoroti persoalan sampah sebagai salah satu penyebab banjir, khususnya di wilayah Subang Pantura. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai investasi jangka panjang.

“Persoalan sampah sudah mengkhawatirkan, hampir seluruh TPA di Indonesia over capacity. Di Subang, banjir juga disebabkan oleh sampah yang dibuang sembarangan; sampah itu bencana dan sampah itu penyakit,” tuturnya. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan Subang yang lebih sehat dan tertata.

Reynaldi berharap kegiatan Apel Kebersihan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Ia menegaskan kebersihan harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya Indonesia ASRI.

“Kebersihan harus jadi budaya, jangan hanya seremonial, tapi dilakukan setiap hari oleh setiap OPD, minimal di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Ia juga memberi perhatian khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup agar menjadi contoh bagi OPD ,dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja.

Usai apel, Bupati Subang bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Jumat Bersih di sejumlah titik. Peninjauan dimulai dari Wisma Karya, Jalan Otista, Perempatan Wesel, Jalan Tubun, hingga Bidang Pertamanan di Perempatan Wisma Karya.

Dalam kegiatan tersebut, Reynaldi juga menyambangi Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR Kabupaten Subang untuk memastikan kebersihan kantor terjaga. Di Bidang Pertamanan, ia sekaligus menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat terkait penataan ruang terbuka hijau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....