Pemkot Cimahi Dorong Kemandirian Lansia Lewat Sekolah Tangguh

  • 03 Feb 2026 15:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Peningkatan usia harapan hidup di Indonesia berdampak pada bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia). Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk memastikan lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik serta tidak menjadi kelompok dengan tingkat ketergantungan tinggi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi, Fitriani Manan, mengatakan bahwa program kependudukan yang dijalankan melalui OPD Keluarga Berencana di bawah naungan BKKBN berfokus pada pembentukan keluarga berkualitas, termasuk bagi kelompok lansia.

“Tujuan utama program kependudukan adalah mewujudkan keluarga berkualitas. Seiring meningkatnya usia harapan hidup, jumlah lansia juga bertambah dan itu harus diantisipasi,” ujar Fitriani, Selasa 3 Februari 2026.

Baca juga : Sekolah Lansia Tangguh Cimahi Fokus Pemberdayaan Produktivitas Lansia

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga kemandirian lansia berusia di atas 60 tahun agar tidak mengalami penurunan kualitas hidup serta peningkatan angka ketergantungan. Lansia diharapkan tetap sehat, aktif, dan mampu menjalani kehidupan secara mandiri.

Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, BKKBN meluncurkan program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Program ini merupakan pendidikan non-formal sepanjang hayat yang dirancang untuk membentuk lansia berkualitas dengan prinsip SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif.

“Melalui Sekolah Lansia Tangguh, kami ingin mewujudkan lansia yang tidak hanya berusia panjang, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang baik,” kata Fitriani.

Program Selantang menitikberatkan pada penguatan tujuh dimensi lansia berkualitas, mencakup aspek kesehatan fisik, mental, hingga sosial, agar lansia tetap berdaya di lingkungan keluarga dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....