HJG-213, Pemkab Hadirkan "Ngarawat Ci Garut"
- 30 Jan 2026 19:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Disela-sela Persiapan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut (HJG), Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, jika ada yang berbeda dari HJG tahun ini dengan sebelumnya, yaitu dengan hadirnya acara "Ngarawat Ci Garut" yang menjadi awal rangkaian acara pokok dari HJG ke-213, yang akan mulai dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2025. "Kan pemberangkatan awal Kabupaten Garut ini muncul karena kita mencari air. Kenapa mencari air? Kan mencari air itu untuk meyakinkan setiap daerah pemberangkatan itu mesti harus ada air, ketersediaan air,"katanya, di Garut, Jumat, 30 Januari 2026.
"Maka posisinya di situ, sehingga kita adakan acara menggali tentang Sumur Garut. Kemudian beberapa sumur yang ada kita kawinkan di situ, sehingga jadilah ini Sumur Garut, pemberangkatannya seperti begitu," ujarnya.
Baca Juga: Aktivasi Rekening PIP 2025 Diperpanjang hingga 28 Februari
Pasca acara "Ngarawat Ci Garut", Ia mengatakan, akan dilakukan acara mengenang sejarah Pemerintahan Kabupaten Garut, yang akan dilaksanakan di Titik Nol Kabupaten Garut. Setelah acara tersebut usai, masih di hari yang sama akan dilaksanakan ziarah ke makam Bupati Garut pertama yakni RAA Adiwijaya dan juga ke makam beberapa Bupati Garut periode sebelumnya yang telah meninggal dunia.
Adapun acara utama yakni Upacara HJG ke-213, akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2026 di Alun-Alun Garut, di mana acara tersebut juga akan dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya, mini pelayanan publik, gelar pangan murah dan produk UMKM, hingga Pameran Sejarah Kabupaten Garut.
Selepas upacara, acara pokok HJG ke-213 akan diakhiri dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Garut dalam rangka Peringatan HJG ke-213.
Nurdin berharap Hari Jadi Kabupaten Garut tahun ini bisa membuming, setidaknya bagi semua SKPD maupun di semua intansi vertikal yang ada di Kabupaten Garut, adapun salah satunya melalui pemasangan ornamen HJG ke-213 seperti umbul-umbul, spanduk, dan lain sebagainya.
"Dan nuansa hari ini, kita nuansa kesundaan. Jadi nanti kita ada penjor ya, setiap SKPD kita pasang penjor di masing-masing SKPD atau kita skrip di alun-alun itu, kita skrip sedemikian rupa sehingga yang terkesan adalah kesundaannya ada penjor yang merupakan bagian integral dari budaya Sunda itu insyaallah ada menghiasi pelaksanaan Hari Jadi Garut ke-213," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....