Disdagkoperin Cimahi Awasi Harga Beras di Semua Pasar
- 23 Okt 2025 19:48 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi melalui Disdagkoperin bersama Satgas Pangan, Polres Cimahi, dan Bulog akan memperketat pengawasan harga beras di seluruh pasar, baik pasar tradisional maupun swasta. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi, Hela Haerani, mengatakan pengawasan tidak hanya dilakukan di Pasar Cimindi, tetapi juga akan diperluas ke pasar-pasar lainnya.
“Kami akan turun beberapa kali ke lapangan, tidak hanya di pasar daerah, tetapi juga pasar swasta seperti Pasar Antri dan Rancabentang,” ujar Hela, Rabu (22/10/2025).
Baca juga: Harga Beras Cimahi Ditemukan Naik di Atas HET
Hela menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan melaporkan hasil temuan di lapangan kepada pemerintah pusat. “Kami akan sampaikan kondisi harga di lapangan, apakah naik sekitar Rp500 atau Rp1.000 per kilogram, termasuk alasan dari para suplier,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan, HET beras premium adalah Rp14.900 per kilogram. Namun, di lapangan ditemukan adanya variasi harga akibat perbedaan lokasi dan jarak pemasok.
“Ada yang menjual sesuai HET, ada juga yang sedikit naik. Faktor utamanya karena jarak suplier dan ketersediaan stok hasil panen,” jelas Hela.
Untuk itu, Disdagkoperin bersama Satgas Pangan berencana memberikan imbauan kepada para suplier agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi.
“Kami memahami kendala di lapangan, tapi jangan sampai alasan transportasi atau stok gabah dijadikan alasan untuk menaikkan harga secara berlebihan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....