Diky Chandra Jajaki Program KKP untuk Kampung Nelayan
- 18 Okt 2025 14:08 WIB
- Bandung
KBRN, Tasikmalaya : Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra akan menjajaki program kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini berkaitan dengan pengembangan komoditas air tawar di wilayahnya.
Diky ditemui dalam kegiatan Karya Bakti TNI AL/ TMMD Koarmada RI tahun 2025, di SMAN 2 Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/10/2025), telah berbincang langsung dengan Panglima Komando Armada (Koarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata untuk kerjasama ini. “Beliau menyampaikan bahwa di KKP ada program terkait air tawar. Siapa tahu bisa diaplikasikan di Kota Tasikmalaya, misalnya lewat program Kampung Nelayan Merah Putih untuk nelayan air tawar. Nilainya cukup besar dan bisa membantu masyarakat,” katanya.
Diky berharap, momentum peringatan HUT ke-24 Kota Tasikmalaya ini, menjadi awal dari kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan para tokoh nasional asal Tasikmalaya dalam memajukan Kota Tasikmalaya.
Baca juga : Koarmada Dorong Pembangunan dan Bela Negara di Tasikmalaya
Ia juga bersyukur atas kedatangan sejumlah tokoh nasional asal Tasikmalaya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya.
“Beliau ini kakak kelas saya di SMAN 2 ini. Alhamdulillah ada beberapa program yang disampaikan beliau, dan akan kami tindak lanjuti,” ucapnya.
Sementara itu, di momentum HUT Kota Tasikmalaya, tidak hanya Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya Denih Hendrata yang hadir. Melainkan sejumlah tokoh nasional seperti Wamendagri, Anggota DPR RI, dan Gubernur Jabar KDM juga turut hadir.
“Kehadiran berbagai tokoh nasional ini merupakan hal yang tidak terduga dan menjadi berkah tersendiri bagi Kota Tasikmalaya. Banyak yang di luar dugaan. Pak Wiyagus tiba-tiba datang jadi inspektur upacara hari jadi, lalu ada Sule, dan Kang Dedi Mulyadi juga tampil di Cilembang. Semua tanpa direncanakan, dan ini murni partisipasi tanpa dana APBD,” ujarnya.
Wakil Wali Kota mengatakan, Ia juga terus berupaya menyampaikan kondisi Kota Tasikmalaya kepada para tokoh yang datang. “Bukan untuk mengeluh atau meminta - minta, tapi menceritakan kondisi riil Kota Tasikmalaya seperti apa,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....