Gong Perdamaian Dunia di Situs Bojong Galuh

  • 16 Sep 2026 22:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Ciamis: Situs Budaya Bojong Galuh Karangkamulyan di Kabupaten Ciamis menyimpan jejak sejarah panjang Kerajaan Galuh yang legendaris. Di antara rimbunnya pepohonan dan reruntuhan batu punden berundak, berdiri sebuah monumen modern yang membawa pesan universal.

Gong Perdamaian Dunia hadir sebagai penanda bahwa kawasan bersejarah ini tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mengusung misi kedamaian bagi peradaban global. Kehadiran Gong Perdamaian Dunia di situs ini bukanlah tanpa alasan yang kuat.

Karangkamulyan diyakini sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Galuh kuno yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, keselarasan, dan kedamaian antar sesama. Mengintegrasikan simbol perdamaian dunia ke dalam situs peninggalan sejarah ini seolah menegaskan kembali filosofi hidup masyarakat Galuh yang selaras dengan alam dan sesama manusia.

Secara visual, Gong Perdamaian Dunia memuat berbagai simbol keagamaan, kebudayaan, serta bendera dari berbagai negara di seluruh penjuru bumi. Di tengah permukaannya, ukiran peta Indonesia dan lambang-lambang keagamaan menegaskan peran bangsa dalam merajut kerukunan global.

Keberadaannya di Bojong Galuh menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah kodrat yang harus dirawat dengan rasa saling menghormati. Bagi para wisatawan dan peziarah budaya, Gong Perdamaian Dunia memberi warna tersendiri saat mengeksplorasi kompleks Karangkamulyan.

Selain mempelajari kisah Ciung Wanara dan peninggalan batu-batu bersejarah, pengunjung dapat merenungkan pentingnya menjaga persatuan di depan monumen gong tersebut. Perpaduan antara aura mistis sejarah masa lalu dan pesan perdamaian masa kini menciptakan suasana spiritual yang begitu menenangkan.

Gong Perdamaian Dunia di Situs Bojong Galuh menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dari tanah bersejarah Ciamis, nilai-nilai kearifan lokal Kerajaan Galuh gaungnya dipancarkan kembali ke seluruh dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....