Jurusan Teater ISBI Bandung Hidupkan Kembali Tradisi Teater Interkultural

  • 16 Sep 2026 06:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung melakukan perhelatan teater bertajuk ‘Reenchantment of Interculturalizing Theatre Tradistions’ (Menghidupkan Kembali Tradisi Teater Interkultural).

Kegiatan dalam bentuk pertunjukan, seminar, dan pengamatan ini berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 17 September 2026, berlangsung di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung, Jl. Buah Batu No. 212 Kota Bandung.

Ketua Jurusan Teater ISBI Bandung sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Yani Maemunah mengatakan, perhelatan teater ini merupakan pertemuan antar perguruan tinggi yang memiliki program pendidikan seni teater di Indonesia dan berbagai komunitas seni yang berakar pada kebudayaan lokal Indonesia.

“Melalui semangat kolaborasi, kegiatan ini beritikad mempertemukan gagasan, praktik artistik, penelitian, serta pertukaran pengalaman dalam upaya memperkuat ekosistem lintas-budaya seni teater Indonesia yang berpijak pada nilai-nilai dan kearifan budaya lokal, namun tetap responsif terhadap perkembangan zaman,”ungkapnya, Selasa 15 September 2026.

Selain itu menurut Yani, kolaborasi ini bertujuan untuk membangun jejaring kerja sama antar lembaga pendidikan tinggi seni, komunitas, dan pelaku budaya, mendorong pelestarian, pengembangan, serta inovasi seni teater berbasis kearifan budaya lokal, meningkatkan kualitas pembelajaran, penciptaan, dan apresiasi seni pertunjukan (khususnya teater), serta menghadirkan ruang dialog yang produktif antara akademisi, seniman, mahasiswa, dan masyarakat.

Yani menambahkan, kegiatan ini sangat diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkokoh identitas seni teater Indonesia dengan dasar keragaman kultural yang luar biasa, sekaligus meneguhkan peran pendidikan tinggi sebagai pusat pengembangan seni dan kebudayaan Indonesia, ungkapnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi seminar dengan menghadirkar pembicara; Prof. Dr. Dra. Yudiaryani, MA. (Yogyakarta), Dr. Retno Dwimarwati, S.Sn., M.Hum. (Bandung), Fathul A. Husein, S.Sn., M.Sn. (Bandung), Yusef Muldiyana (Bandung), Erwin Sirajuddin, S.Sn., M.Sn. (Makassar), Dr. Dede Pramayoza, S.Sn., M.Sn. (Padang), dan Tirta Nugraha Pratama, S.Sn. (Banten).

Sedangkan pertunjukan teater menyuguhkan; Desertasi Hutan: Bab Deporestasi Dewi Sri (Prodi Seni Teater ISI Yogyakarta) karya dan sutradara Rano Sumarno, Pabrik Begal (Laskar Panggung Bandung) karya dan Sutradara Yusef Muldiyana, Puti Bungsu Lirik (ISI Padang Panjang) karya Pandu Birowo dan Sutradara Wendy HS, Teater Film (ISBI Sulawesi Selatan) karya dan Sutradara Erwin Sirajuddin, dan Oemoen dengan Sepoetjoek Soeratnja (Wayang Nganjor Indonesia, Pandeglang, Banten).

“Tradisi Teater Interkultural diawili dengan seminar tanggal 15 September 2026 pukul 09.00 wib dan pertunjukan dari tanggal 15-17 September 2026 pukul 19.30 wib,” pungkas Yani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....