Angklung Dogdog Lojor: Harmoni Tradisi Khas banten
- 04 Sep 2026 15:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Angklung Dogdog Lojor merupakan salah satu kesenian musik tradisional khas Banten, khususnya yang dilestarikan oleh masyarakat adat Kasepuhan Banten Kidul di sekitar Gunung Halimun.
Berbeda dengan angklung Priangan yang bernada diatonis, instrumen ini dimainkan dalam tangga nada pentatonis yang khas dan sarat akan ritme magis. Namanya diambil dari perpaduan dua alat musik utamanya, yakni angklung dan dogdog lojor, sebuah kendang berukuran panjang yang dipukul memakai telapak tangan atau kayu khusus.
Kesenian ini memiliki keterikatan mendalam dengan ritual agraris, terutama dalam siklus penanaman hingga pemanenan padi. Masyarakat adat meyakini bahwa getaran suara angklung dan dentuman dogdog lojor dapat menyenangkan Dewi Sri, sang dewi kesuburan.
Oleh karena itu, kesenian ini selalu menjadi sajian utama dalam upacara Seren Taun, sebuah tradisi syukuran tahunan atas hasil panen melimpah sekaligus doa untuk kesuburan tanah pada musim berikutnya.
Seiring berjalannya waktu, Angklung Dogdog Lojor telah mengalami pergeseran yang adaptif tanpa kehilangan esensi budayanya. Selain dipentaskan dalam pementasan adat yang sakral, kesenian ini kini kerap dihadirkan dalam acara hiburan rakyat, penyambutan tamu kehormatan, hingga festival budaya daerah.
Langkah ini menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Banten kepada publik yang lebih luas. Upaya pelestarian Angklung Dogdog Lojor menjadi sangat krusial di tengah gempuran modernisasi dan arus budaya luar.
Keterlibatan generasi muda dalam mempelajari teknik menabuh serta pemahaman nilai-nilai spiritual di baliknya menjadi kunci keberlanjutan tradisi ini. Melalui perpaduan antara kearifan lokal dan dukungan pemerintah daerah, suara bambu khas Banten Kidul ini diharapkan terus bergema melintasi zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....