Putra Kota Tasik Finalis PPBN, Dekranasda: Dorong Generasi Muda “Pede” Berbatik
- 01 Sep 2026 22:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Wakil Wali Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Raya Mahesa finalis Putra - Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026, perwakilan Jawa Barat di ruang kerjanya, Selasa 1 September 2026. Kedatangannya untuk meminta dukungan dan arahan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.
Diky berterima kasih sekaligus memberikan masukan yang mungkin bisa bermanfaat. “Semoga Raya bisa unjuk.gigi dengan maksimal, menjadikan Kota Tasikmalaya semakin banyak diisi anak- anak berprestasi dalam segala bidang,” kata Diky didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Rani Permayani.
Diky mengatakan, Raya ini merupakan pemuda asli Kota Tasikmalaya yang menjadi Jajaka Kota Tasikmalaya, dan pernah menjuarai ajang Dekranasda Jawa Barat.”iya sekarang bekerja di Jakarta dan masuk ke jajaran peserta Batik Nasional perwakilan Jabar asal Kota Tasikmalaya,” ujar Diky.
“Bahkan dalam waktu dekat Ia juga akan menyelenggarakan acara canting (melukis batik) dengan batik agnesa di Kota Tasikmalaya,” kata Diky menambahkan.
Sementara itu Wakil Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Rani Permayani menyatakan dukungan serta apresiasi atas prestasi yang diraih Raya Mahesa sebagai finalis pemilihan Putra Putri Batik Nusantara mewakili Jawa Barat. “Tentunya ini bukan hanya ajang lomba, namun ini membawa semangat melestarikan Budaya melalui ajang tingkat Nasional ini,” kata Rani.
Keikutsertaan Raya Mahesa lanjut Rani, tentu menjadi ruang promosi untuk meningkatkan kecintaan terhadap Batik. Termasuk, memperluas pengenalan kekayaan Budaya Nusantara, serta mendorong generasi muda agar tampil percaya diri (pede) memakai Batik sebagai bagian dari generasi yang berkarakter dan adaptif di tengah kemajuan zaman.
“Semoga Raya Mahesa dapat menjadi yang terbaik membawa harum nama Jawa Barat, khususnya Kota Tasikmalaya untuk terus berkarya dan lebih mencintai Budaya Indonesia,” ujar Rani.
Sedangkan Raya Mahesa mengatakan, untuk pemilihan putra putri Batik Nusantara ini, Ia merupakan wakil Jawa Barat yang akan berkompetisi dengan perwakilan daerah lain. Proses karantina dalam kegiatan ini, akan dijalankan pada tanggal 22- 27 September 2026 mendatang.
“Iya alhamdulillah, nanti setelah proses karantina akan dilanjutkan tanggal 28 untuk menentukan pemenangnya. Nanti saya juga akan dipertemukan dengan 13 finalis putra, dan 14 finalis putri,” katanya.
Pada pemilihan putra putri batik ini, Ia akan membawakan advokasi yakni “Genzi Canting Community”. Ini fokus pada pelestarian proses pembuatan batik kepada kawula muda.
“Karena saya melihat batik ini memiliki hati di masyarakat. Namun, kita tidak tahu batik itu dilestarikan. Ini karena tidak ada akses kepada masyarakat untuk mereka belajar langsung terkait budaya yang sebenarnya sudah dikenal. Kebanyakan kawula muda hanya menerima jadi,” ujarnya.
Advokasi ini lanjut Raya, tentunya akan dijalankan ke depan, dan bukan hanya pada ajang ini saja.”iya, diharapkan para finalis ini menjalankan advokasi ini secara berkelanjutan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....