Permainan Tradisional Sunda Oray-Orayan: Keakraban dalam Kebersamaan
- 25 Jul 2026 21:15 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Oray-orayan merupakan salah satu permainan tradisional anak-anak masyarakat Sunda yang sangat populer dan sarat akan nilai kebersamaan. Nama permainan ini diambil dari bahasa Sunda, yaitu oray yang berarti ular, merujuk pada bentuk barisan anak-anak yang memanjang dan meliuk-liuk menyerupai gerakan ular.
Tanpa memerlukan peralatan khusus atau biaya, permainan ini cukup dimainkan di halaman rumah atau lapangan terbuka dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Kesederhanaan inilah yang membuat oray-orayan selalu menjadi pilihan favorit anak-anak saat berkumpul bersama teman-teman sebayanya.
Aturan permainan oray-orayan terbilang unik dan diiringi oleh kawih atau lagu daerah Sunda yang khas. Dua orang anak bertindak sebagai gerbang dengan cara saling berpegangan tangan di atas kepala, sementara anak-anak lainnya berbaris memanjang sambil memegang pundak teman di depannya.
Barisan "ular" ini kemudian berjalan meliuk-liuk melewati kolong gerbang sembari menyanyikan lagu "Oray-orayan luar-leor ka sawah..." secara bersama-sama. Suasana penuh keceriaan pun tercipta saat lirik lagu mulai mendekati bait terakhir yang menandakan moments menegangkan dalam permainan.
Saat lagu berakhir, kedua anak yang menjadi gerbang akan secara mendadak menurunkan tangan mereka untuk menangkap satu anak yang berada di dalam barisan. Anak yang tertangkap kemudian diberikan pilihan rahasia untuk bergabung di belakang salah satu tiang gerbang.
Proses penangkapan ini terus berulang hingga seluruh anggota barisan "ular" habis tertangkap dan terbagi ke dalam dua kelompok. Ketegangan gembira selalu terpancar dari wajah anak-anak saat mereka berusaha berlari menghindari jepitan gerbang tepat ketika lagu selesai dinyanyikan.
Setelah seluruh pemain tertangkap, permainan biasanya dilanjutkan dengan adu kekuatan atau tarik-tambang antarkelompok gerbang untuk menentukan pemenangnya. Di balik unsur hiburannya, oray-orayan menyimpan nilai-nilai pendidikan karakter yang sangat kuat bagi tumbuh kembang anak.
Permainan ini melatih kerja sama tim, kelincahan fisik, keakraban sosial, serta kepatuhan pada aturan main. Selain itu, melantunkan lagu daerah secara berulang selama permainan turut mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap kekayaan bahasa serta seni tutur kebudayaan Sunda sejak dini.
Di era modern yang didominasi oleh gawai dan permainan digital, keberadaan oray-orayan kini semakin jarang ditemui di pemukiman anak-anak. Oleh sebab itu, pelestarian permainan tradisional Sunda seperti oray-orayan perlu terus digalakkan melalui lingkungan sekolah maupun kegiatan komunitas kebudayaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....